Produksi sepeda motor listrik VinFast di Hai Phong, Vietnam, mengandalkan ribuan robot otomatis untuk mencapai kapasitas 500.000 unit per tahun. Fasilitas seluas 335 hektar ini menerapkan teknologi Industri 4.0 guna memastikan presisi setiap unit skuter listrik sebelum didistribusikan ke pasar global, termasuk Indonesia. Kunjungan ke pabrik ini dilakukan pada Kamis (23/4/2026) untuk mengamati alur manufaktur secara langsung. Seluruh tahapan produksi terpantau melalui sistem sensor berbasis cloud yang berfungsi untuk memantau konsistensi kualitas di setiap lini. Proses manufaktur motor listrik Vinfast di pabrik Hai Phong, Vietnam CEO VinFast e-Scooter Indonesia, Yordan Setiadi, menjelaskan bahwa operasional di Vietnam merupakan bagian dari strategi ekosistem perusahaan yang juga mencakup pasar Indonesia. "Tahun lalu kami sudah merealisasikan investasi untuk pembangunan pabrik di Subang, Jawa Barat. Melalui ekosistem Vingroup yang mencakup produksi baterai hingga layanan transportasi listrik, kami mengupayakan komitmen jangka panjang untuk pasar Indonesia," jelas Yordan. Proses di Bengkel Bodi Tahapan awal dimulai di Bengkel Bodi (Body Shop) yang dirancang oleh konsultan Dürr dari Jerman. Pada area ini, proses pengelasan rangka motor dilakukan sepenuhnya oleh robot ABB untuk menjaga standar presisi. Penggunaan teknologi Cold Metal Transfer (CMT) diterapkan untuk menyambungkan komponen rangka. Penggunaan robotika pada tahap ini bertujuan untuk memastikan setiap rangka memiliki spesifikasi yang seragam sesuai standar teknis yang ditentukan. Tahap Pengecatan Setelah rangka selesai, proses berlanjut ke Bengkel Cat (Paint Shop) dengan tingkat otomatisasi mencapai 95 persen. Proses manufaktur motor listrik Vinfast di pabrik Hai Phong, Vietnam Fasilitas ini memiliki dua lini pengecatan yang didedikasikan untuk komponen plastik dan rangka baja. Selain aspek produksi, fasilitas ini dilengkapi dengan sistem pengolahan limbah gas dan air. Sistem ini dirancang untuk mengelola sisa pembuangan operasional agar tetap memenuhi standar lingkungan sebelum dilepaskan dari kawasan pabrik. Lini Perakitan Umum dan Inspeksi Proses akhir berlangsung di Bengkel Perakitan Umum (General Assembly) yang menggunakan peralatan dari Jepang. Lini ini memiliki ritme pengerjaan yang terjadwal, di mana setiap unit menghabiskan waktu sekitar 1 menit di setiap pos perakitan. VinFast menggunakan perangkat pengencangan otomatis dari Atlas Copco untuk memastikan setiap komponen terpasang dengan torsi yang tepat. Setelah perakitan selesai, tim Quality Control (QC) melakukan serangkaian pemeriksaan yang meliputi kondisi bodi, fungsi baterai, dan sistem lampu. Sebelum dinyatakan selesai, setiap unit wajib melalui uji jalan (test ride) pendek sebagai verifikasi akhir. Kapasitas Produksi dan Target Global Saat ini, kapasitas produksi di pabrik Vietnam tercatat sebesar 500.000 unit per tahun. Namun, perusahaan telah merencanakan peningkatan kapasitas produksi di masa mendatang. Seiring dengan rencana pengoperasian pabrik di India dan Indonesia, total kapasitas produksi global ditargetkan mencapai 1 juta unit skuter listrik per tahun. Strategi ini didukung oleh pengembangan kawasan industri pendukung untuk memproduksi komponen utama secara mandiri. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang