Pemerintah RI menargetkan proyek mobil nasional dilaksanakan paling cepat mulai 2027 mendatang, sebagai upaya mencapai kemandirian ekonomi seperti arahan Presiden Prabowo Subianto. Demikian disampaikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ali Murtopo Simbolon dikutip Selasa (3/2/2026). "Dalam konteks kemandirian, kita harus melaksanakan apa yang memang sudah menjadi program prioritas pemerintah saat ini. Saya kira kemarin pun Bapak Presiden masih mengingatkan kita kembali untuk berdiri di kaki sendiri,” ujar Ali. Warga Aceh Tamiang beramai-ramai berupaya menyampaikan aspirasi kepada Presiden Prabowo Subianto, yang saat itu berada di atas mobil Maung Pindad MV3 untuk menuju Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (12/12/2025). Menurut Ali, kehadiran mobil nasional menjadi salah satu ambisi Presiden Prabowo agar Indonesia mampu mandiri di sektor industri strategis. Oleh karena itu, program tersebut masuk dalam daftar prioritas pemerintah. “Dengan demikian, program Bapak Presiden untuk kita memiliki mobil secara mandiri juga harus bahu-membahu. Seluruh komponen bangsa harus menjadi satu kesatuan. Mudah-mudahan pada 2027 atau 2028 kita sudah bisa memiliki mobil sendiri,” kata dia. Ali menambahkan, sektor otomotif memiliki peran penting terhadap perekonomian nasional. Di mana sektor ini telah menyumbang sekitar 1,28 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada triwulan 2025 dan menempati posisi keempat terbesar di sektor industri pengolahan. “Setelah industri makanan dan minuman, serta industri kimia dan elektronik, otomotif menjadi salah satu penopang utama,” ujarnya. Selain itu, industri otomotif juga dinilai memiliki keterkaitan yang luas, baik dari sisi hulu maupun hilir, karena melibatkan ekosistem yang besar, mulai dari bahan baku, komponen, hingga distribusi. “Dari sisi backward dan forward, industri ini melibatkan ekosistem yang sangat luas. Itu yang membuat kami meyakini bahwa otomotif sangat penting untuk terus dijaga dan dikembangkan,” kata Ali. Kendaraan Maung MV3 Garuda Limousine yang digunakan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri sidang tahunan MPR-RI, di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025). “Kalau kita lihat, otomotif ini juga menjadi simbol kemajuan teknologi maupun ekonomi sebuah negara,” ujarnya. Selain itu, ia juga menyampaikan saat ini ekosistem kendaraan listrik di Indonesia tengah terbentuk secara masif. Termasuk di dalamnya, baterai kendaraan listrik yang menjadi komponen pentingnya. "Kita itu dari mining, prekusor, sampai baterai, sepertinya sudah siap. Jadi dari sistem ekosistem baterai sudah siap," kata dia. Adapun pengembangan mobil nasional saat ini menjadi proyek serius pemerintah, bahkan telah masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang