Skuter matik Vespa bekas Di pasar motor bekas, kondisi mesin memang menjadi faktor utama dalam menentukan kelayakan sebuah Vespa. Namun di kalangan pecinta skutik Italia, ada faktor lain yang tak kalah penting, yakni warna bodi. Pemilihan warna saat membeli unit baru ternyata bisa berdampak langsung terhadap harga jual kembali. Bahkan dalam beberapa kasus, perbedaan warna dapat membuat harga Vespa bekas dengan tahun produksi dan kondisi yang sama terpaut hingga jutaan rupiah. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Berdasarkan pantauan VIVA Otomotif di bursa motor bekas wilayah Jakarta dan sekitarnya, Selasa 7 April 2026, warna menjadi salah satu faktor yang menentukan seberapa cepat sebuah unit terjual di pasaran.Untuk kategori warna netral, putih dan abu-abu masih menjadi pilihan paling aman. Warna-warna ini cenderung diminati karena memberikan kesan bersih, elegan, serta mudah dipadukan dengan berbagai konsep modifikasi, baik bergaya klasik maupun modern.Selain itu, Vespa dengan warna netral umumnya memiliki pasar yang lebih luas. Hal ini membuat unit lebih cepat terjual dibandingkan warna lain yang lebih spesifik. Banyak konsumen memilih warna aman karena dianggap tidak lekang oleh tren.Di sisi lain, warna-warna cerah justru memiliki daya tarik tersendiri di kalangan penggemar Vespa. Pada model seperti Vespa Sprint, warna kuning atau oranye cukup banyak diburu oleh pengguna yang ingin tampil berbeda di jalan.Menariknya, karena jumlah unit dengan warna tersebut tidak sebanyak warna standar, harga jualnya di pasar bekas bisa sedikit lebih tinggi. Selisihnya berkisar Rp1 juta hingga Rp3 juta, tergantung kondisi motor dan permintaan di pasar.Fenomena ini menunjukkan bahwa kelangkaan warna bisa menjadi faktor penentu nilai jual, terutama untuk model yang memiliki basis penggemar kuat.Namun demikian, tidak semua warna memiliki keunggulan yang sama. Beberapa warna gelap atau edisi khusus yang terlalu spesifik justru membutuhkan waktu lebih lama untuk menemukan pembeli. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Peminat warna tersebut cenderung lebih terbatas dan biasanya berasal dari kalangan tertentu, seperti kolektor atau penggemar yang memiliki preferensi khusus.Dengan kondisi tersebut, pemilihan warna Vespa tidak hanya soal selera, tetapi juga bisa menjadi pertimbangan strategis, terutama bagi konsumen yang memikirkan nilai jual kembali di masa depan.