Membeli mobil bekas sering kali menjadi pilihan realistis bagi banyak orang yang ingin memiliki kendaraan pribadi tanpa harus menanggung harga mobil baru yang terus naik. Namun, di balik potensi hemat itu, risiko salah pilih unit atau tertipu kondisi kendaraan juga cukup tinggi. Di sinilah peran jasa inspektor mobil bekas mulai banyak dilirik, bukan hanya untuk mendeteksi kerusakan, tapi juga membantu calon pembeli menghidnari unit overprice sehingga mendapatkan harga terbaik sesuai anggaran. Sulton, pemilik layanan inspeksi Mechanic Pro, mengatakan bahwa tren penggunaan jasa inspeksi kini tak terbatas pada pemeriksaan teknis. Pihaknya kerap menerima permintaan untuk mencarikan mobil bekas yang paling layak sekaligus termurah di pasaran, menyesuaikan dengan budget konsumen. “Kami bantu bukan cuma inspeksi, tapi juga nyariin dan negoin harga mobilnya,” ujar Sulton mengonfirmasi kepada Kompas.com, Senin (27/10/2025). Dalam salah satu kasus yang dibagikan, tim Mechanic Pro membantu seorang konsumen asal Karawang yang tengah mencari mobil bekas dengan dana sekitar Rp 135 juta. Ada beberapa sorotan penting yang diungkapkan oleh jasa inspeksi mobil bekas saat mengecek sebuah mobil bekas. Setelah melakukan dua kali pencarian, Sulton dan tim berhasil menemukan unit yang cocok di harga Rp 123 juta, atau sekitar Rp 12 juta lebih rendah dari anggaran awal. Sulton menambahkan, keberhasilan menekan harga itu bukan semata hasil negosiasi, tapi juga karena timnya mengetahui kisaran harga pasar dan kondisi aktual kendaraan. Dalam prosesnya, inspeksi tetap dilakukan menyeluruh mulai dari eksterior, interior, mesin, transmisi, kaki-kaki, hingga keabsahan dokumen. Laporan hasil pengecekan dikirim dalam bentuk digital lengkap dengan foto hingga 150 gambar dan estimasi biaya perbaikan. “Tujuannya supaya konsumen bisa tahu mobil mana yang worth it dibeli, bukan cuma murah di harga tapi juga sehat secara teknis,” kata Sulton. Menurutnya, banyak calon pembeli mobil bekas yang tertarik pada unit dengan tampilan luar bagus, namun tanpa inspeksi profesional sering kali luput dari kerusakan tersembunyi seperti bekas banjir, tabrakan, atau odometer yang sudah dimanipulasi. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.