Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid mulai ramai menghiasi pasar mobil bekas (mobkas). Model yang meluncur pada akhir 2022 itu banyak ditemui di berbagai platform jual beli kendaraan, terutama varian hybrid disukai karena efisiensi dan kenyamanannya. Andi, pemilik showroom mobil bekas Jordy Motor di MGK Kemayoran, mengakui bahwa meningkatnya Zenix Hybrid di bursa mobkas tak lepas dari citra mobil hibrida yang irit bahan bakar. Toyota Innova Zenix Hybrid “Sekarang sih udah mulai banyak, banyak permintaannya. Dari yang saya lihat, mereka mempertimbangkan bensin, sebab bensinnya kan lebih irit. Jadi itu lumayan jauh selisihnya,” kata Andi kepada Kompas.com, Minggu (7/12/2025). Menurut Andi, di bursa mobil bekas Zenix Hybrid lebih populer ketimbang Zenix bensin alias yang masih memakai mesin cetus api alias ICE. “Untuk bekas, orang lebih nyarinya yang hybrid dibanding yang bensin biasa. Iya, jarang nyari yang bensin, yang hanya bensin jarang,” katanya. Ia menambahkan, harga Zenix Hybrid sampai sekarang masih tergolong tinggi. Baterai pada Toyota Innova Zenix Hybrid. “Zenix Hybrid itu 2023, kalau yang tipe G, itu masih sekitar hampir Rp 400 juta,” ujar Andi. Berdasarkan penelusuran di sejumlah situs jual beli mobil bekas, harga Innova Zenix Hybrid memang cukup tinggi meski unit keluaran awal mulai menunjukkan penurunan. Sebagai contoh, Zenix V Hybrid lansiran 2024 dipasarkan di kisaran Rp 435 juta. Sementara varian lainnya yaitu Zenix Q Hybrid, berada di angka sekitar Rp 485 jutaan. Adapun Zenix G Hybrid 2023 kini sudah banyak ditawarkan mulai Rp 340 jutaan. Namun, kembali lagi, harga sangat bergantung pada kondisi kendaraan, jarak tempuh, serta histori perawatan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang