Suzuki Jimny merupakan model legendaris. Versi new Jimny punya daya tarik dari desainnya yang khas. Di Indonesia Jimny punya dua tipe yaitu Jimny 3 pintu dan Jimny 5 pintu. Adapun di pasar mobil bekas, kedua varian tersebut memiliki karakter dan peminat yang berbeda. Agus, pemilik Focus Motor yang berlokasi di Pasar Mobil Bekas Mangga Dua Square, Jakarta Utara, mengatakan Jimny 3 pintu masih dianggap lebih menarik, terutama bagi kalangan penghobi dan kolektor. Jimny Adventure Experience IIMS 2025 “Kalau soal Jimny, yang lebih bagus itu model 3 pintu. Karena versi 3 pintu lebih ikonik," kata Agus kepada Kompas.com, Minggu (11/1/2026). Seperti diketahui Jimny 3 pintu dikenal sebagai model yang lebih dulu hadir dan masuk ke Indonesia dalam status completely built up (CBU) dari Jepang. Sementara itu, Jimny 5 pintu diproduksi di India dan menjadi model global yang dipasarkan ke berbagai negara, termasuk Indonesia. "Kalau dilihat dari penerimaannya, untuk kolektor atau orang yang memang hobi, pasti memilih Jimny 3 pintu. Sedangkan Jimny 5 pintu lebih ditujukan untuk kebutuhan keluarga, biasanya dipakai untuk membawa keluarga. Selain itu, model Jimny 5 pintu juga dinilai kurang menarik untuk dimodifikasi,” ujarnya. Suzuki Jimny milik Timo, pehobi fotografi dan berburu lansiran 2022. Menurut Agus, citra Jimny 3 pintu sebagai mobil hobi membuatnya lebih diminati di pasar bekas. Desain yang ringkas, aura klasik, serta status CBU Jepang menjadi nilai tambah yang membuat harga jualnya relatif lebih bertahan. Andi, pemilik diler mobil bekas Jordy Mobil di MGK Kemayoran, mengatakan harga Jimny 3 pintu bekas saat ini sudah lebih stabil dibandingkan beberapa tahun lalu. “Sekarang harga bekasnya sudah tidak setinggi dulu, stabil di Rp 300 jutaan sampai Rp 400 jutaan,” kata dia. Namun rentang harga tersebut sangat bergantung pada tahun produksi, kondisi kendaraan, serta jarak tempuh. Untuk Jimny JB74 keluaran awal 2019–2020, harga umumnya berada di kisaran Rp 300 jutaan. Suzuki Hadirkan Jimny White Rhino Edition di GJAW 2024 Sementara unit yang lebih muda, terutama keluaran 2022 ke atas dengan kondisi mulus dan kilometer rendah, masih bisa menembus Rp 400 jutaan. Sementara itu, Jimny 5 pintu menempati segmen yang berbeda. Kehadiran pintu tambahan membuat mobil ini lebih praktis untuk penggunaan harian dan kebutuhan keluarga, meski dianggap kurang “mainan” dibanding versi 3 pintu. Di pasar mobil bekas, Jimny 5 pintu tahun 2024 dengan transmisi manual umumnya ditawarkan di kisaran Rp 410 juta hingga Rp 440 jutaan, tergantung kondisi dan jarak tempuh. Untuk versi transmisi matik tahun yang sama, harganya sedikit lebih tinggi, yakni sekitar Rp 420 juta hingga Rp 450 jutaan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang