door generasi keempat atau JB74 pernah menjadi fenomena tersendiri di pasar otomotif Indonesia. Saat pertama kali meluncur pada 2019 dengan banderol sekitar Rp 315 jutaan OTR Jakarta, mobil ini langsung diserbu konsumen. Bukan cuma karena desainnya yang ikonik dan kemampuan off-road yang mumpuni, tetapi juga karena pasokannya yang terbatas. Ilustrasi Suzuki Jimny di pasar mobil bekas Kondisi itulah yang kemudian membuat harga Jimny di pasar mobil bekas sempat “tidak masuk akal”. Banyak unit bekas justru dijual lebih mahal dibanding harga barunya. “Jimny sempat jadi primadona di pasar mobil bekas. Produksinya terbatas, permintaan tinggi, dan antrean pembelian di diler bisa berbulan-bulan,” ujar Andi, pemilik diler mobil bekas Jordy Mobil di MGK Kemayoran, kepada Kompas.com (11/1/2026). Menurut Andi, situasi itu kini sudah jauh lebih rasional. Seiring bertambahnya unit di pasar dan distribusi yang lebih lancar, harga Jimny bekas mulai turun dan cenderung stabil. Ilustrasi Suzuki Jimny di pasar mobil bekas “Sekarang harga bekasnya sudah tidak setinggi dulu, stabil di Rp 300 jutaan sampai Rp 400 jutaan,” kata dia. Rentang harga tersebut biasanya ditentukan oleh beberapa faktor utama, seperti tahun produksi, kondisi kendaraan, serta jarak tempuh. Jimny JB74 keluaran awal 2019–2020 umumnya berada di kisaran Rp 300 jutaan. Sedangkan unit yang lebih muda, terutama keluaran 2022 ke atas dengan kondisi mulus dan kilometer rendah, masih bisa tembus Rp 400 jutaan. Ilustrasi Suzuki Jimny di pasar mobil bekas Menariknya, stabilnya harga Jimny di pasar bekas juga menunjukkan karakter unik mobil ini. Di tengah banyak model SUV atau city car yang nilainya turun cukup tajam dalam 3–4 tahun pemakaian, Jimny justru mampu menjaga nilai jualnya. Salah satu alasannya adalah karakter pasarnya yang sangat spesifik. Jimny tidak dibeli sekadar sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai lifestyle vehicle dan hobi. Dengan format bodi 3 pintu, sistem penggerak 4x4, serta desain kotak yang ikonik, Jimny punya basis penggemar yang loyal. Ilustrasi interior Suzuki Jimny bekas Banyak pemilik yang memakainya untuk kegiatan luar ruang, seperti off-road ringan, overlanding, hingga sekadar tampil beda di jalan raya. Hal ini membuat permintaan unit bekasnya relatif terjaga. Selain itu, mesin 1.5 liter K15B yang digunakan Jimny JB74 dikenal sederhana dan tangguh. Biaya perawatan masih tergolong masuk akal untuk ukuran SUV 4x4, dan jaringan bengkel Suzuki yang luas juga membantu menjaga kepercayaan pasar. Di pasar saat ini, Jimny bekas juga menjadi alternatif bagi konsumen yang tidak ingin menunggu lama unit baru atau enggan membayar harga baru yang lebih tinggi. Dengan selisih harga yang tidak terlalu jauh, banyak orang memilih berburu unit bekas dengan kondisi baik. PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) melakukan program penarikan alias recall terhadap Suzuki Jimny 3 pintu di Indonesia. Recall berlaku untuk mobil produksi 20 November 2017 hingga 29 Agustus 2019. Berikut ini daftar harga pasaran Suzuki Jimny 3 Pintu - Tahun 2019-2021: Rp 350 jutaan sampai Rp 380 jutaan - Tahun 2022-2023: Rp 390 jutaan sampai Rp 410 jutaan - Tahun 2024: Rp 410 jutaan sampai Rp 430 jutaan Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang