Generasi keempat Suzuki Jimny sudah dipasarkan sejak 2018. Dengan usia model yang mulai matang, spekulasi soal penerus Jimny pun mulai bermunculan. Salah satunya datang dari desainer Christopher Giroux yang membuat interpretasi Jimny masa depan dengan tampilan futuristis dan konsep modular. Giroux bukan sekadar desainer independen biasa. Mengutip dari Carscoops, Senin (16/5/2026), diketahui ia telah bekerja selama enam tahun di Ford Motor Company Eropa. Menariknya, proyek ini dibuat karena memiliki kedekatan personal dengan Jimny. Keluarganya diketahui pernah memiliki dua Jimny generasi sebelumnya. Hasilnya, lahirlah konsep Jimny dengan desain yang jauh lebih agresif dan modern dibanding model produksi saat ini. Bentuk boxy khas Jimny tetap dipertahankan, tetapi dibuat lebih berotot dengan lekukan bodi tajam layaknya kendaraan penjelajah masa depan. Seorang desainer Ford Eropa membuat interpretasi Suzuki Jimny masa depan dengan desain futuristis. Menariknya, mobil ini bisa berubah jadi pikap hingga camper. Bagian depan memakai lampu LED minimalis dengan grille tertutup dan intake udara tipis di sisi bumper. Sementara bagian belakang dibuat senada untuk menjaga kesan desain yang menyatu. Pada bagian samping, konsep ini menggunakan pelek multi-spoke berukuran besar dibalut ban off-road. Ada pula detail intake udara di pintu depan, tulisan Jimny di side skirt, lampu LED biru pada fender, hingga stiker 4x4. Salah satu detail paling menarik adalah konsep bodi modular yang ditawarkan. Atap belakang dan kaca samping belakang dapat dilepas sehingga mobil bisa berubah menjadi pikap kecil atau semi-convertible off-roader yang mengingatkan pada Jimny generasi lawas. Giroux juga menyiapkan versi camper dengan tambahan tenda khusus yang menyatu dengan kendaraan sehingga bisa difungsikan sebagai basecamp berjalan untuk aktivitas outdoor. Selain itu, terdapat kompas menyala di bagian kap mesin yang sebagian elemennya terhubung ke area kabin. Seorang desainer Ford Eropa membuat interpretasi Suzuki Jimny masa depan dengan desain futuristis. Menariknya, mobil ini bisa berubah jadi pikap hingga camper. Berbeda dari Jimny saat ini yang masih menggunakan mesin bensin 1.5-liter naturally aspirated, konsep buatan Giroux justru memakai penggerak listrik penuh atau battery electric vehicle (BEV). Keputusan tersebut diambil karena Jimny saat ini dinilai mulai kesulitan memenuhi regulasi emisi ketat di Eropa. Meski belum ada detail tenaga maupun jarak tempuhnya, sistem penggerak empat roda tetap dipertahankan sebagai identitas utama Jimny. Sebelumnya, Suzuki sempat memberi sinyal akan menghadirkan Jimny listrik untuk pasar Eropa. Namun, rencana tersebut kabarnya belum dilanjutkan. Sebagai gantinya, Jimny hanya mendapat penyegaran ringan pada 2025 dan Suzuki tampaknya masih mempertahankan mesin bensin konvensional untuk model tersebut. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang