Diskon besar-besaran Suzuki Jimny 5 pintu yang mencapai Rp 100 juta di sejumlah diler tak lantas membuat konsumen Jimny 3 pintu ikut berpaling. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menegaskan, karakter konsumen kedua model tersebut memang berbeda sejak awal. Deputy of Sales & Marketing Managing Director SIS, Dony Ismi Saputra, mengatakan, pembeli Jimny 3 pintu umumnya sudah memiliki tujuan yang jelas, yakni untuk kebutuhan hobi. "Konsumennya benar-benar berbeda. Kalau mereka dari awal pesan yang Jimny 3 pintu ya 3 pintu. Kalau yang 5 pintu, 5 pintu," ujar Dony, saat ditemui di Jakarta Selatan, Selasa (13/1/2026). Menurut dia, Jimny 3 pintu lebih banyak dipilih oleh konsumen yang menjadikan kendaraan sebagai sarana penyaluran hobi. Seperti untuk aktivitas off-road. Ilustrasi Suzuki Jimny bekas "Kalau yang 3 pintu kan lebih ke arah hobi, mereka menggunakan kendaraan itu sesuai dengan hobi," kata Dony. Sementara itu, Jimny 5 pintu menyasar segmen yang lebih luas. Selain untuk kebutuhan hobi, model ini juga banyak digunakan sebagai kendaraan harian. Dony menambahkan, mayoritas pemesan Jimny 3 pintu memang datang dari kalangan penggemar otomotif dan pecinta off-road yang menginginkan desain ringkas serta karakter klasik model tersebut. Dengan perbedaan karakter konsumen itu, Suzuki menilai program diskon besar pada Jimny 5 pintu tidak akan banyak memengaruhi animo pembeli Jimny 3 pintu. Kedua model tetap memiliki pasar masing-masing, meski sama-sama mengusung nama besar Jimny. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang