Ilustrasi kecelakaan lalu lintas Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 orang meninggal dunia, sementara 177 lainnya mengalami luka ringan. Total kerugian materiil akibat insiden ini mencapai Rp 259,8 juta. GULIR UNTUK LANJUT BACA Kasatlantas Polres Kediri Kota, AKP Tutud Yudho Prastyawan, mengatakan bahwa tingginya angka kecelakaan ini tidak lepas dari rendahnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, terutama dari kalangan usia muda.“Kalau dilihat dari data, usia pengendara yang terlibat kecelakaan didominasi rentang 16 sampai 25 tahun. Ini sebagian besar pelajar dan mahasiswa,” ujar Yudho dilansir VIVA Otomotif, Senin 30 Maret 2026.Menurut dia, kelompok usia tersebut tergolong rentan karena masih minim pengalaman berkendara serta cenderung abai terhadap aspek keselamatan. Padahal, dalam dunia otomotif, faktor manusia menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan selain kondisi kendaraan dan infrastruktur jalan.Selain faktor pengendara, kecelakaan juga dipengaruhi kondisi eksternal seperti cuaca hujan, jalan berlubang, serta minimnya penerangan di sejumlah ruas jalan. Kombinasi faktor ini kerap memperbesar risiko kecelakaan, terutama saat malam hari atau dalam kondisi visibilitas rendah.Yudho menambahkan, pihak kepolisian rutin melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah guna meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara sejak dini. Edukasi tersebut mencakup pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, penggunaan perlengkapan keselamatan, hingga etika berkendara di jalan raya.“Upaya preventif terus kami lakukan, khususnya kepada pelajar, agar mereka memahami pentingnya safety riding,” kata dia.Dari sisi infrastruktur, beberapa titik rawan kecelakaan juga menjadi perhatian. Salah satunya adalah Jalan Kapten Tendean di Kecamatan Pesantren yang kini masuk kategori black spot. Sebelumnya, ruas Jalan Kediri–Nganjuk juga dikenal rawan kecelakaan, meski kini kondisinya mulai membaik.Memasuki periode mudik Lebaran 2026, masyarakat diimbau untuk lebih waspada saat berkendara. Tidak hanya memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, pengendara juga diminta menjaga kondisi fisik agar tetap fit selama perjalanan. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA “Pastikan kendaraan layak jalan dan tubuh dalam kondisi sehat. Jangan memaksakan diri jika lelah,” tuturnya.Tingginya angka kecelakaan yang melibatkan usia muda ini menjadi alarm penting bagi semua pihak. Kesadaran akan keselamatan berkendara perlu ditanamkan sejak dini, agar risiko kecelakaan dapat ditekan dan keselamatan di jalan raya semakin terjaga.