Penjualan mobil bekas mengalami lonjakan pada awal 2026. Salah satu faktor pendorongnya ialah momen Idul Fitri 1447 Hijriah yang jatuh pada pertengahan Maret 2026. Andi, pemilik showroom Jordy Motor di MGK Kemayoran, Jakarta Pusat, mengatakan peningkatan permintaan sudah terasa sejak akhir tahun lalu dan terus berlanjut memasuki Januari 2026. "100 persen loh dari Desember 2025. Desember udah mulai bergerak. Nah Januari lebih bagus lagi," kata Andi kepada Kompas.com, Jumat (20/2/2026). Menurut dia, model mobil tiga baris berkapasitas tujub penumpang masih menjadi yang paling laris di pasar mobil bekas. Deretan mobil bekas di Bengkel Cak Tris Klaten Mobil jenis ini, baik multi purpose vehicle (MPV) maupun sport utility vehicle (SUV), dinilai tetap menjadi pilihan utama karena menawarkan ruang kabin luas serta fleksibilitas untuk kebutuhan keluarga. “Iya, mobil bekas. Tiga baris tetap ya, mulai Stargazer, Expander, Innova, Reborn, Innova diesel, apa lagi,” kata Andi. Ia menambahkan, pilihan tahun produksi kendaraan, baik yang tergolong lebih tua maupun lebih muda, sangat bergantung pada kemampuan finansial calon pembeli. “Kalau untuk tahunnya, apakah itu mobil tua atau muda itu tergantung bujet. Tinggal kalau mereka mau tahun lebih tua tinggal lihat pembiayaannya dan lihat bujet mereka,” ujar Andi. Ilustrasi deretan mobil bekas di Rapih Motor, MGK Kemayoran Senada dengan itu, Rama pemilik showroom Rama Dagang Mobil, mengatakan selama harga masih sesuai daya beli dan kebutuhan keluarga, mobil tiga baris akan tetap menjadi primadona di pasar mobil bekas. Ia menyebut segmen MPV masih menjadi pasar terkuat karena sesuai dengan karakter konsumen di Indonesia. “Pasar MPV itu tidak pernah sepi, karena memang di situ minat orang,” ujar Rama kepada Kompas.com. “Avanza tetap aman menurut saya. Merek seperti Toyota atau Suzuki seperti itu sudah masuk kategori mobil primer atau pilihan pertama masyarakat,” kata Rama. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang