Memasuki awal tahun 2026, konsumen motor Honda di wilayah Jakarta–Tangerang perlu bersiap menghadapi penyesuaian harga. Kenaikan ini bukan tanpa sebab, melainkan dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang rutin terjadi setiap pergantian tahun, terutama terkait pajak kendaraan. Division Head of Sales PT Wahana Makmur Sejati (WMS) Olivia Widyasuwita menjelaskan, kenaikan harga motor pada umumnya erat kaitannya dengan perubahan komponen pajak. Ilustrasi Honda PCX 160 di main dealer Wahana Honda “Biasanya itu kita kenaikan harga itu karena kenaikan pajak,” ujar Olivia di Jakarta (13/1/2026). Pajak kendaraan memang menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi harga on the road (OTR) sepeda motor. Komponen seperti Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan biaya penerbitan STNK ikut menyesuaikan seiring naiknya Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) setiap tahun. Ilustrasi skutik Honda di main dealer Wahana Honda “Tapi kalau dari kami sendiri, dari main dealer biasanya terkait sama kenaikan pajak. Pajak STNK itu kan, BBN. Karena NJKB ya, NJKB setiap tahun naik. Kalau NJKB saja mungkin sekitar 5-7 persen,” ucap dia. Selain faktor pajak daerah, ada pula penyesuaian harga yang berasal dari prinsipal. Untuk kenaikan yang dipicu oleh faktor eksternal seperti nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, WMS sebagai main dealer mengikuti kebijakan dari PT Astra Honda Motor (AHM). “Kami itu, kalau Astra Honda Motor ada kenaikan pastinya kami respon gitu kan,” katanya. Honda Scoopy di booth Honda pada ajang IIMS 2025 Artinya, konsumen bisa menghadapi kenaikan harga dari dua arah sekaligus, yakni penyesuaian pajak daerah dan kebijakan harga dari pabrikan. Dengan kondisi tersebut, awal tahun kerap menjadi momen krusial bagi calon pembeli motor. Bagi yang sudah berencana membeli motor Honda, memahami faktor kenaikan harga ini bisa menjadi pertimbangan penting. Apakah membeli lebih cepat sebelum ada penyesuaian lanjutan, atau menunggu program promo dan kredit yang biasanya tetap disiapkan diler untuk menjaga daya beli konsumen. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang