Mobil nasional (mobnas) menjadi topik pembicaraan yang hangat belakangan ini. Untuk itu, redaksi mengundang tokoh di balik proyek mobnas yang saat ini sedang dikerjakan oleh pemerintah. Untuk diketahui, Presiden RI sudah memberikan mandat kepada PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) untuk mengembangkan mobil nasional dari nol. TMI sendiri merupakan perusahaan yang berada di bawah naungan Yayasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Pertahanan (YPP-STP) Kementerian Pertahanan. Harsusanto, Presiden Direktur TMI, pihaknya sudah membentuk tim khusus bernama Indigenous Industries Car (I2C). Tim ini yang membuat model mobil listrik mulai IP, desain, dan lainnya, bukan sekadar rebadge dari merek lain. Mobil listrik konsep I2C di GIIAS 2025. Pada podcast yang tayang di channel YouTube Otomotif Kompas.com, Jumat (16/1/2026), Harsusanto bercerita banyak mengenai proyek mobil nasional yang sudah diusulkan untuk menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN). Pada bincang-bincang bersama redaksi, Harsusanto tidak hanya menjelaskan latar belakang I2C. Dia juga menceritakan mengenai perkembangan teknologi kendaraan listrik sekarang ini. Selain itu, Harsusanto juga mengungkapkan tentang upaya kolaborasi dengan pabrikan lain hingga kolaborasi dengan perusahaan terkemuka di Eropa. Konsep mobil listrik i2C, disebut bakal produksi masal mulai 2028. Termasuk juga pemaparan mengenai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dari mobil nasional buatan TMI hingga bocoran harganya. Semua bisa disaksikan dalam rubrik Otopod yang bertajuk "Tantangan Mewujudkan Mobil Nasional" di channel YouTube Otomotif Kompas.com. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang