Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Pemerintah kembali memberi sinyal kuat terkait kelanjutan proyek mobil nasional (mobnas) di Indonesia. Kali ini, pengembangannya disebut sudah memasuki tahap persiapan dengan melibatkan industri dalam negeri. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat kemandirian industri otomotif nasional. Sekaligus mendorong Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga produsen kendaraan. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa proyek mobil nasional saat ini tengah disiapkan oleh PT Pindad. Keterlibatan industri dalam negeri menjadi fokus utama dalam pengembangan proyek tersebut.“Mobil nasional sedang disiapkan oleh Pindad,” ujarnya saat ditemui VIVA Otomotif di kawasan Pantai Indah Kapuk 2, Senin 20 April 2026. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa proyek mobnas kembali masuk agenda strategis pemerintah.Ia menjelaskan bahwa pengembangan mobil nasional akan dilakukan secara bertahap. Termasuk dari sisi kapasitas produksi yang akan disesuaikan dengan kebutuhan pasar.Kawasan Karawang, Jawa Barat, disebut akan menjadi salah satu basis pengembangan proyek tersebut. Wilayah ini dinilai memiliki ekosistem industri otomotif yang sudah matang.“Jadi dengan kawasan di Karawang, tentu nanti kita akan lihat targetnya bisa dinaikkan kapasitasnya secara bertahap,” kata Airlangga. Lokasi tersebut dinilai strategis karena dekat dengan berbagai pemasok komponen otomotif.Menariknya, proyek mobil nasional yang disiapkan tidak hanya berfokus pada satu jenis kendaraan. Pemerintah membuka peluang pengembangan berbagai model sesuai kebutuhan pasar.“Salah satunya sedan listrik,” ungkapnya. Hal ini menunjukkan bahwa mobnas ke depan akan mengikuti tren elektrifikasi global.Rencana menghadirkan sedan listrik menjadi sinyal bahwa Indonesia tidak ingin tertinggal dalam transisi kendaraan ramah lingkungan. Selain itu, pendekatan multi-produk juga membuka peluang penetrasi pasar yang lebih luas. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Keterlibatan PT Pindad dalam proyek ini sempat menjadi sorotan tersendiri. Alasannya, perusahaan tersebut selama ini dikenal bergerak di sektor pertahanan.Namun, langkah diversifikasi ke industri otomotif dinilai sejalan dengan strategi penguatan industri nasional. Dengan dukungan pemerintah, proyek ini diharapkan mampu berkembang secara bertahap dan berkelanjutan.