Pabrik baterai kendaraan listrik milik PT Contemporary Amperex Technology Indonesia (CATIB) di Karawang, Jawa Barat, ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2026. Director of Corporate Public Affairs PT CATIB Bayu Hermawan mengatakan, awalnya fasilitas tersebut direncanakan beroperasi pada kuartal III/2026. Namun, perusahaan berupaya mempercepat jadwal operasional menjadi sekitar Juni hingga Juli 2026. “Insha Allah, kami targetkan bisa mulai beroperasi pada pertengahan 2026,” ujar Bayu saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI yang disiarkan secara daring, Senin (2/2/2026). Ilustrasi baterai mobil hybrid. Pada tahap awal, pabrik ini memiliki kapasitas produksi sebesar 6,9 GWh dengan nilai investasi sekitar Rp 7 triliun. Selanjutnya, kapasitas tersebut ditargetkan meningkat hingga 15 GWh. Produk yang dihasilkan mencakup battery cell, module, pack, serta Battery Energy Storage System (BESS) untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik dan energi terbarukan di dalam negeri. “Kami memproduksi baterai kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi sebagai bagian dari upaya mendorong transportasi serta industri hijau,” kata Bayu. Dalam operasionalnya, CATIB juga memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 18 MWh sebagai wujud komitmen terhadap keberlanjutan. Selain itu, perusahaan menargetkan penyerapan sekitar 3.000 tenaga kerja saat pabrik mulai beroperasi. Penguatan sumber daya manusia dilakukan melalui program transfer pengetahuan dengan mengirimkan tenaga kerja ke China, serta menggandeng UMKM untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pembangunan pabrik ini merupakan bagian dari proyek Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi Konsorsium Antam-IBC-CBL, yang telah dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Presiden Prabowo Subianto di Kawasan Artha Industrial Hills, Karawang, pada 29 Juni 2025. Direktur Utama PT Indonesia Battery Corporation (IBC) Aditya Farhan Arif mengatakan, percepatan operasional dilakukan agar fasilitas tersebut dapat segera berkontribusi pada penguatan industri nasional. “Tadinya direncanakan beroperasi pada September 2026, tetapi kami coba akselerasi menjadi Juni 2026,” ujarnya. Saat ini, pembangunan infrastruktur dasar telah rampung dan proyek memasuki tahap pemasangan peralatan serta penyelesaian fasilitas pendukung. Baterai mobil listrik Toyota bZ4X Perusahaan juga tengah mengurus berbagai dokumen operasional, termasuk sertifikat layak fungsi dan perizinan usaha. Sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), fasilitas ini telah memperoleh insentif berupa tax holiday dari Kementerian Keuangan untuk produksi baterai kendaraan listrik. CATIB merupakan perusahaan patungan antara IBC dan konsorsium CATL, Brunp, serta Lygend (CBL), yang menjadi bagian dari program hilirisasi industri baterai nasional melalui Proyek Dragon. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang