Menjelang musim mudik Lebaran, pemilik kendaraan wajib memastikan memilih ban yang tepat guna menunjang keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan jauh. Tidak hanya memastikan kondisi ban masih layak pakai, pengemudi juga perlu mempertimbangkan spesifikasi seperti pola tapak, daya cengkeram di jalan basah, serta ketahanan terhadap suhu tinggi agar mobil tetap stabil saat melaju di jalan tol dengan beban penuh. Menurut Fachrul Rozi, Customer Engineering Support PT Michelin Indonesia, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan saat memilih ban untuk perjalanan jauh. Jenis ban mobil yang diklaim hemat BBM. "Hal utama yang harus diperhatikan adalah ketebalan tapak ban dan tekanan udara yang sesuai. Ban dengan tapak yang sudah menipis dapat mengurangi daya cengkeram, terutama saat melintasi jalan basah," kata Rozi kepada Kompas.com, belum lama ini. Selain itu, pemilik kendaraan juga perlu memperhatikan usia ban agar tetap aman digunakan di perjalanan jauh. "Ban yang sudah berusia lebih dari lima tahun meskipun terlihat masih layak sebaiknya diganti, karena kompon karetnya bisa mengeras dan berpotensi menyebabkan pecah ban saat kecepatan tinggi," kata Rozi. Sebelum berangkat, pengemudi juga disarankan untuk memastikan bahwa ban cadangan dalam kondisi baik serta mengecek kelengkapan alat ganti seperti dongkrak dan kunci roda. Dengan memilih ban mobil yang tepat dan memastikan seluruh kondisinya optimal, risiko pecah ban maupun kehilangan traksi saat mudik Lebaran dapat diminimalkan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang