Pelek merupakan salah satu komponen pada mobil yang paling sering dimodifikasi untuk meningkatkan tampilan maupun karakter kendaraan. Tapi, masih banyak pemilik mobil yang mengganti pelek tanpa memperhatikan spesifikasi teknis yang sesuai. Kumar dari Kickoff Ciputat, toko pelek dan ban mobil di kawasan Cipayung, Ciputat, mengatakan penggantian pelek tidak boleh dilakukan sembarangan karena dapat menimbulkan berbagai risiko. “Pelek bukan hanya untuk menunjang tampilan, tetapi juga berpengaruh pada kenyamanan dan keselamatan saat berkendara. Kalau ukurannya tidak sesuai dengan spesifikasi mobil, dampaknya bisa terasa pada handling, kaki-kaki, hingga keawetan komponen,” ujar Kumar kepada Kompas.com, Senin (23/2/2026). Toko dan servis pelek mobil HWS Wheel Untuk menghindari kesalahan saat mengganti pelek, pemilik kendaraan perlu memahami cara membaca ukuran pelek dengan benar. Setiap pelek memiliki identitas berupa kode yang tertera di bagian dalam, yang dikenal sebagai rim marking. Kode ini berisi informasi penting mengenai spesifikasi pelek, mulai dari ukuran hingga konfigurasi baut. Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, menjelaskan bahwa rim marking sebenarnya cukup mudah dipahami. Sebagai contoh, pada pelek biasanya tertera kode seperti 9x20, 5x112, dan ET +20. Kode 9x20 menunjukkan ukuran dasar pelek. Angka 9 menandakan lebar pelek dalam satuan inci, sedangkan angka 20 merupakan diameter pelek dalam inci. Artinya, pelek tersebut memiliki lebar 9 inci dengan diameter 20 inci. Sementara kode 5x112 berkaitan dengan pola baut roda atau Pitch Center Diameter (PCD). Angka 5 menunjukkan jumlah baut yang digunakan, sedangkan angka 112 menandakan jarak antar lubang baut dalam satuan milimeter. Dengan demikian, pelek itu dirancang untuk sistem pemasangan lima baut dengan jarak antar lubang 112 mm. Selain ukuran dan pola baut, terdapat juga kode ET yang menunjukkan nilai offset pelek. Offset merupakan jarak antara titik tengah pelek dengan permukaan dudukan baut. “Biasanya offset ditandai dengan angka nol, negatif, atau positif. Jika dudukan baut berada tepat di tengah, berarti offset-nya nol,” kata Imansyah. Paket pelek mobil yang dipadukan dengan ban GT Radial di GIIAS 2025. Ia menambahkan, offset negatif menandakan posisi dudukan baut lebih mengarah ke luar sehingga permukaan pelek terlihat lebih menonjol. Sebaliknya, offset positif menunjukkan dudukan baut lebih masuk ke dalam, membuat posisi roda lebih mendekati bagian dalam fender. kode tersebut menjadi langkah penting sebelum memutuskan mengganti pelek. Dengan spesifikasi yang tepat, modifikasi tidak hanya meningkatkan tampilan, tetapi juga tetap menjaga kenyamanan, kestabilan, dan keamanan saat digunakan sehari-hari. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang