- Kenaikan harga minyak dunia dan bahan baku plastik turut berdampak ke industri cat otomotif. Produsen cat terpaksa menyesuaikan harga jual karena sebagian bahan baku masih impor. Direktur Utama PT Bina Adidaya (Penta Prima Paint), Agus Santosa, mengatakan kenaikan biaya produksi sudah dirasakan sejak awal tahun dan mendorong perusahaan menaikkan harga produk cat. "Betul, sama. Jadi cat itu kan sebagian besar berbasis solvent, dan solvent itu berasal dari turunan minyak. Jadi ketika harga minyak dunia naik, otomatis harga material kami juga ikut naik," ujar Agus Santosa saat ditemui di Tangerang, Sabtu (9/5/2026). Menurutnya, lonjakan harga tidak hanya terjadi pada bahan baku utama seperti resin, pigmen, dan solvent, tetapi juga pada kemasan produk yang banyak menggunakan bahan plastik. "Kalau plastik, yang paling terasa ya di packaging. Kaleng dan wadah cat itu banyak menggunakan material berbasis plastik, jadi tentu berpengaruh ke harga. Otomatis harga jual produk juga ikut naik," jelasnya. Di internal Penta Prima, penyesuaian harga sudah diberlakukan sejak 1 April 2026. Kenaikannya bervariasi tergantung jenis produk. "Sudah ada kenaikan mulai 1 April 2026. Sekitar 10 sampai 15 persen, bahkan ada yang bisa mencapai 20 persen tergantung jenis catnya," kata Agus.