Kenaikan harga material plastik global mulai dirasakan oleh industri otomotif, termasuk segmen sepeda motor. Di tengah tekanan tersebut, produsen roda dua pun mulai berhitung ulang terhadap potensi dampaknya, baik ke biaya produksi maupun harga jual ke konsumen. PT Astra Honda Motor (AHM) menjadi salah satu yang mencermati perkembangan ini secara hati-hati. Perusahaan belum mengambil langkah terburu-buru terkait penyesuaian harga, dan masih fokus menjaga stabilitas pasokan bahan baku. “Kami masih terus memantau dan mengaji dampak kenaikan tersebut terhadap bahan baku yang kami butuhkan dalam jangka pendek maupun panjang,” General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, kepada Kompas.com (16/4/2026). “Saat ini so far kondisi rantai pasok masih aman dan dapat men-support kebutuhan bahan baku produksi sepeda motor,” kata dia. Pernyataan ini menunjukkan bahwa AHM belum melihat urgensi untuk langsung menaikkan harga motor, meskipun tekanan dari sisi bahan baku mulai terasa. Fokus utama saat ini adalah memastikan rantai pasok tetap terjaga agar produksi tidak terganggu. Booth Honda di IIMS 2025 yang menampilkan Honda PCX 160 Material plastik sendiri memegang peranan penting dalam konstruksi sepeda motor modern, mulai dari bodi, panel, hingga berbagai komponen penunjang lainnya. Ketika harga bahan baku ini meningkat, biaya produksi berpotensi ikut terdongkrak. “Kami berupaya menjaga pasokan bahan baku tetap aman agar kami tetap dapat memenuhi kebutuhan konsumen terhadap sepeda motor Honda,” ucap Muhib. Seperti halnya beberapa pemain industri lainnya, Honda mengedepankan langkah efisiensi sebagai solusi jangka pendek. Strategi ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan bisnis tanpa harus langsung membebankan kenaikan biaya kepada konsumen. Ilustrasi Honda ADV160 yang dipajang diler motor Honda Meski begitu, peluang penyesuaian harga tetap terbuka. AHM menegaskan bahwa kajian masih terus dilakukan, baik untuk jangka pendek maupun panjang, seiring dengan dinamika harga bahan baku dan kondisi pasar. “(Soal kenaikan harga motor) masih dikaji. Efisiensi sudah pasti dilakukan untuk sustainability bisnis,” ujarnya. Di tengah ketidakpastian global, langkah menahan diri sambil melakukan efisiensi menjadi pendekatan yang realistis. Bagi konsumen, ini berarti harga motor masih relatif stabil untuk saat ini. Meski ke depan tetap bergantung pada perkembangan biaya produksi dan kondisi industri secara keseluruhan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang