Ford juga punya kendaraan listrik yang sudah dipasarkan di beberapa negara. Tapi, untuk Indonesia, Ford RMA Indonesia masih belum tertarik untuk membawanya. Ford sudah punya dua model mobil listrik saat ini, yakni Mustang Mach-E dan F-150 Lightning. Untuk Mustang Mach-E, sudah masuk ke Indonesia melalui importir umum. Namun, tidak ada yang masuk secara resmi melalui Ford RMA Indonesia. Pabrikan asal Amerika Serikat ini menyebutkan akan masuk ke segmen elektrifikasi jika memang konsumennya sudah siap. Mobil listrik Mustang Mach-E4X di IIMS Hybrid 2022 Direktur Regional RMA Indonesia Roelof Lamberts, mengatakan, pada dasarnya elektrifikasi saat ini sedang tren dan akan terus menjadi tren. "Anda tahu Ford belum lama ini baru berinvestasi 2 juta dollar AS untuk arsitektur kendaraan listrik yang baru. Jadi, kami memiliki beberapa kendaraan listrik. Kami berpikir bahwa ini akan ini menjadi komponen penting untuk strategi masa depan kami," ujar Roelof, kepada wartawan, saat ditemui di Jakarta, belum lama ini. Roelof menambahkan, saat ini Ford hanya melayani pasar dengan produk yang sudah ada. Menurutnya, mobil-mobil dengan desain yang tegas, mesin 3.0 L, seperti Raptor misalnya, masih menjadi sesuatu yang orang-orang cari. Produksi Ford Mustang Mach-E tembus 150.000 unit "Pasar New Energy Vehicle (NEV) sedang berkembang. Tahun lalu, sekitar 10 persen dan tahun ini sudah 18 persen," kata Roelof. "Ini akan terus berkembang dan pada saatnya kita juga akan memasuki segmen tersebut. Tapi, untuk saat ini, kami fokus pada produk-produk yang sudah ada sekarang," ujarnya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.