RMA Indonesia selaku agen pemegang merek Ford di Tanah Air menilai Bekasi sebagai salah satu wilayah strategis dalam penguatan layanan purna jual, seiring besarnya populasi mobil Ford yang belum sepenuhnya terlayani bengkel resmi. Head of After Sales RMA Indonesia, Elyus Dwi Erwanto, mengatakan keberadaan Ford Bekasi diharapkan menjadi solusi bagi pemilik kendaraan Ford yang selama ini tidak lagi rutin melakukan perawatan di jaringan resmi. “Dalam data kami, Bekasi masuk dalam satu kesatuan wilayah Jakarta dan sekitarnya. Populasi kendaraan Ford yang masih aktif di area ini bisa mencapai sekitar 1.000 sampai 2.000 unit,” ujar Elyus di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/1/2026). Namun, ia mengakui sebagian besar kendaraan tersebut tidak rutin masuk ke bengkel resmi. Keterbatasan akses layanan menjadi salah satu penyebab pemilik kendaraan beralih ke bengkel umum atau spesialis. “Banyak kendaraan Ford yang akhirnya ditangani bengkel umum. Sementara karakter mesin dan sistemnya cukup spesifik, sehingga kualitas pengerjaannya tidak selalu konsisten,” kata Elyus. Menurut dia, kondisi tersebut membuat sebagian pemilik kendaraan terus berpindah bengkel untuk mencari hasil perbaikan yang sesuai, bahkan ada kendaraan yang akhirnya jarang digunakan karena tidak mendapatkan perawatan optimal. “Kami melihat Bekasi sebagai lokasi strategis karena dekat dengan Jakarta. Banyak pelanggan yang aktivitas operasionalnya di Jakarta, tetapi domisilinya di Bekasi,” ucap Elyus. Sementara itu, After Sales Manager PT Elite Auto Sukses, Rohmat, menjelaskan bahwa fasilitas Ford Bekasi saat ini difokuskan pada layanan aftersales melalui konsep 2S, yakni servis dan suku cadang. Peresmian diler Ford di Bekasi, Jawa Barat “Dengan kapasitas yang ada, bengkel ini bisa menangani sekitar delapan sampai 10 unit per hari. Untuk tahap awal, target realistisnya sekitar 50 sampai 100 unit per bulan,” kata Rohmat. Ia menambahkan, Ford Bekasi disiapkan untuk menjangkau kembali pelanggan Ford lama yang selama ini tidak pernah atau sudah lama tidak masuk bengkel resmi. "Untuk mobil-mobil yang lama, sudah lebih dari 8 tahun-10 tahun itu rata-rata juga mulai ke pinggir dengan pemilik-pemilik yang baru sehingga dengan titik Bekasi ini saya pikir cukup strategis untuk bisa menangkap konsumen loyal Ford di Bekasi dan sekitarnya," kata Rohmat. “Ada banyak kendaraan Ford di area Bekasi yang bisa dibilang ‘tidur’, karena pemiliknya belum menemukan bengkel yang cocok. Harapannya, Ford Bekasi bisa menjadi solusi dengan jaminan perbaikan dan standar resmi Ford,” ujarnya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang