PT RMA Indonesia membuka peluang untuk merakit kendaraan Ford secara lokal di Indonesia. Saat ini, perusahaan masih mempelajari berbagai kemungkinan bersama prinsipal terkait realisasi rencana tersebut. Direktur Regional RMA Indonesia Roelof Lamberts, mengatakan, pihaknya saat ini sedang mendalami kemungkinan dibangunnya pabrik Ford di Indonesia. "Ya, sebelumnya kami telah menyebutkan bahwa kami sedang mencari tahu bersama prinsipal kami tentang kemungkinan perakitan di Indonesia," ujar Roelof, kepada wartawan, saat ditemui di Jakarta, belum lama ini. Ford Mustang EcoBoost di IIMS 2026 Menurut Roelof, pembahasan terkait rencana tersebut masih berada pada tahap awal. Sejumlah pihak masih terlibat dalam diskusi untuk melihat kelayakan serta potensi realisasi perakitan kendaraan Ford di dalam negeri. "Jadi, diskusi masih dilakukan antara beberapa pihak. Jika hasilnya positif, maka ada kemungkinan baik itu akan terjadi," kata Roelof. Roelof menambahkan, Ford tidak hanya membicarakan soal pembangunan pabrik sendiri. Namun, dia tidak menutup kemungkinan juga Ford akan menggunakan fasilitas perakitan perusahaan lain. Ford Mustang EcoBoost di IIMS 2026 Skema tersebut dinilai cukup lazim dilakukan oleh pabrikan otomotif yang baru masuk ke pasar Indonesia. Dengan memanfaatkan fasilitas produksi milik pihak ketiga, proses perakitan lokal dapat dilakukan lebih cepat tanpa harus membangun pabrik dari awal. Untuk diketahui, langkah tersebut banyak dilakukan juga oleh sebagian pabrikan China yang baru masuk ke Indonesia selama beberapa tahun terakhir ini. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang