Di antara sekian banyak model yang pernah dilahirkan Ford, Mustang menjadi salah satu nama yang paling legendaris. Sejak kemunculannya pada 1964, Mustang tak hanya dikenal sebagai mobil sport berotot atau muscle car tetapi juga sebagai ikon budaya populer Amerika. Logo kuda berlari yang tersemat di bagian depan mobil ini menjelma simbol kebebasan, tenaga, dan jiwa yang tak terikat. Sejak awal, emblem kuda berlari menegaskan citra kebebasan dan performa yang diasosiasikan orang dengan Mustang. Ford Mustang generasi pertama. Namun, pada awal proses pengembangannya, nama “Mustang” sebenarnya tidak langsung merujuk pada kuda, bahkan mobil ini hampir saja menggunakan sejumlah nama lain. Sebagian besar sejarawan otomotif dan orang dalam Ford sepakat bahwa inspirasi awal nama Mustang berasal dari pesawat tempur Perang Dunia II, North American P-51 Mustang. Desainer sekaligus eksekutif Ford, John Najjar, disebut sangat terpesona oleh pesawat tersebut. P-51 Mustang dikenal sebagai salah satu pesawat tempur terbaik milik Amerika pada masanya. Daya jelajahnya memungkinkan misi jarak jauh dari Inggris hingga ke Jerman. Bahkan, komandan Luftwaffe Jerman, Hermann Goering, disebut pernah mengomentari pesawat tersebut di langit Jerman saat Perang Dunia II. Ford Mustang 2.3 L Ecoboost Fastback meluncur di GIIAS 2025 “Saat saya melihat Mustang di atas Berlin, saya tahu semuanya sudah berakhir,” dikutip dari cjponyparts, Selasa (3/3/2026). Bagi Najjar, tak ada yang lebih mencerminkan semangat Amerika selain pesawat itu. Ia pun mengusulkan nama Mustang untuk mobil baru Ford tersebut. Namun, para petinggi perusahaan awalnya ragu karena nama itu dianggap terlalu identik dengan dunia penerbangan. Dari sinilah peran “kuda” mulai menguat. Pengaruh Kuda Liar Menurut buku Mustang Genesis karya Bob Fria, usulan awal Najjar sempat ditolak. Selain terlalu lekat dengan pesawat, logo berbentuk pesawat juga dinilai kurang menarik untuk kebutuhan pemasaran. Najjar kemudian mengaitkan nama Mustang dengan kuda liar Amerika. Kuda mustang dikenal hidup bebas dan tak terjinakkan, gambaran yang dinilai cocok dengan karakter mobil sport baru Ford. Ford Mustang Berbagai Teori Selain kisah pesawat tempur, ada pula teori lain. Salah satunya menyebut nama Mustang terinspirasi dari buku The Mustangs karya J. Frank Dobie, yang disebut-sebut dibaca oleh Robert J. Eggert, manajer riset pasar Ford sekaligus peternak kuda. Ada juga teori yang mengaitkannya dengan tim sepak bola Southern Methodist University yang berjuluk Mustangs. Namun, teori ini kurang mendapat pengakuan luas. Evolusi Logo Meski nama Mustang punya akar dari dunia penerbangan, para desainer sejak awal sepakat bahwa simbol kuda berlari adalah lambang paling tepat. Berbeda dengan logo SMU yang menghadap kanan, Ford memilih kuda menghadap kiri. Arah ini kemudian diartikan sebagai kuda liar yang berlari ke barat, mengikuti semangat ekspansi Amerika. Ford Mustang Ford sempat mempertimbangkan desain kepala kuda menyerupai bidak catur. Namun, simbol itu dinilai kurang mencerminkan karakter liar yang diinginkan. Pada model 1965-1966, kuda berlari dipadukan dengan tri-bar merah, putih, dan biru. Seiring pergantian generasi, emblem Mustang terus berevolusi. Memasuki 2010, desain kuda diperbarui agar tampak lebih agresif, dengan kepala sedikit terangkat untuk memberi kesan kecepatan. Ketika varian Mustang EcoBoost hadir di generasi keenam, logo kuda berdiri sendiri di bagian belakang untuk membedakan mesin empat silinder turbo dari versi V6 dan V8. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang