WOLFSBURG, KOMPAS.com - Volkswagen Group memutuskan untuk merampingkan bisnis di tengah tantangan industri otomotif global. Melalui Future Plan 2030, Volkswagen Group akan memangkas jumlah model yang ditawarkan di seluruh grup hingga 50 persen. Sementara itu, jumlah trim dan varian kendaraan akan dikurangi hingga 75 persen. Rencana tersebut telah disetujui secara bulat oleh Dewan Pengawas Volkswagen Group. Selain mengurangi pilihan model, kapasitas produksi tahunan grup asal Jerman tersebut juga akan diturunkan dari sekitar 10 juta unit menjadi 9 juta unit. Langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kapasitas produksi dengan kondisi pasar sekaligus menekan biaya operasional. Volkswagen Group mengatakan, dengan memproduksi lebih sedikit model dan varian, volume produksi setiap model dapat ditingkatkan. Ilustrasi pabrik VW Strategi tersebut diharapkan membuat biaya produksi lebih rendah dan memberikan skala ekonomi yang lebih baik. Perusahaan juga akan menyesuaikan platform kendaraan, arsitektur elektronik, sistem bantuan pengemudi, serta perangkat lunak dengan kebutuhan pasar di belahan bumi Barat dan Timur. CEO Volkswagen Group Oliver Blume mengatakan, perusahaan tetap akan melakukan investasi besar untuk memperkuat merek-merek yang dimilikinya. "Kami bertanggung jawab atas seluruh tenaga kerja kami, para mitra, serta pekerjaan industri di seluruh dunia. Dalam beberapa tahun ke depan, kami akan menginvestasikan dana dalam jumlah ratusan miliar untuk membuat merek-merek ikonik kami semakin menarik, kuat, dan kompetitif," kata Blume dilansir dari Paultan, Selasa (8/9/2026). Pabrik Eropa Salah satu alasan Volkswagen Group melakukan restrukturisasi adalah kapasitas produksi di Eropa yang saat ini tidak sebanding dengan permintaan. Volkswagen Group menyebut kapasitas produksi di Eropa lebih tinggi lebih dari 500.000 unit dibandingkan permintaan pasar. Ilustrasi pabrik VW Kondisi tersebut membuat masa depan sejumlah pabrik Volkswagen Group di Eropa harus dievaluasi. Perusahaan mengatakan, alokasi produksi yang kompetitif untuk masa depan saat ini belum dapat dijamin untuk pabrik Emden, Zwickau, Hanover, dan Neckarsulm. Karena itu, Volkswagen Group tengah mengkaji penggunaan alternatif untuk pabrik-pabrik tersebut. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah memanfaatkan kapasitas yang tersedia untuk memproduksi kendaraan bagi merek lain. Pabrik Emden saat ini memproduksi Volkswagen ID.4 dan ID.7. Sementara itu, pabrik Zwickau memproduksi Volkswagen ID.3, Audi Q4 e-tron, dan Volkswagen ID.4. Adapun pabrik Neckarsulm digunakan untuk memproduksi sejumlah model Audi, seperti A5, A6, A8, dan e-tron GT. Robot di pabrik VW Pekerja Restrukturisasi tersebut berdampak pada jumlah tenaga kerja. Dalam Future Plan 2030, perusahaan berencana memangkas 50.000 pekerjaan tambahan di seluruh grup. Pengurangan tersebut ditujukan untuk membuat struktur organisasi menjadi lebih ramping. Volkswagen Group juga ingin memperjelas pembagian tanggung jawab dan memperpendek proses pengambilan keputusan. Menurut perusahaan, struktur yang lebih sederhana akan memungkinkan tim mengambil keputusan lebih cepat dan memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Langkah ini menambah tekanan terhadap tenaga kerja Volkswagen Group setelah sebelumnya perusahaan juga menjalankan berbagai program pengurangan biaya dan tenaga kerja. Merek Seat Di tengah rencana restrukturisasi tersebut, muncul laporan mengenai masa depan merek Seat. Media Jerman sebelumnya melaporkan bahwa Seat akan dihentikan pada 2029 dan digantikan oleh Cupra. Namun, Volkswagen Group tidak secara khusus menyebut Seat dalam pengumuman Future Plan 2030. Seat kemudian memberikan klarifikasi bahwa mereknya masih memiliki rencana produk untuk beberapa tahun ke depan. "Merek SEAT tetap menjadi bagian penting dari SEAT S.A. dan memiliki peta jalan produk yang jelas untuk beberapa tahun ke depan. Perusahaan akan melanjutkan peluncuran dan pembaruan produk yang telah direncanakan, termasuk memperkenalkan versi mild-hybrid pada Ibiza dan Arona yang direncanakan pada 2027," katanya. "Di luar siklus produk saat ini, arah masa depan merek SEAT masih dalam tahap evaluasi," tulis VW dalam pernyataannya.