JAKARTA, KOMPAS.com – Jok kulit mobil yang mulai retak menjadi salah satu masalah umum pada interior kendaraan, terutama yang sudah berumur atau sering terpapar panas. Kondisi ini tak hanya mengganggu tampilan, tetapi juga bisa menurunkan kenyamanan saat berkendara. Ada beberapa metode yang biasa dilakukan bengkel spesialis interior untuk mengatasi retakan pada kulit jok, Salah satunya adalah menutup bagian yang rusak menggunakan dempul khusus, kemudian dilanjutkan dengan proses pengecatan ulang atau coloring agar tampilannya kembali rapi. Bengkel interior mobil, Trim Car Service Interior Yanto alias Anto Trim, dari bengkel spesialis interior mobil Trim Car Service Interior di Haji Nawi, Jakarta Selatan, mengatakan metode tersebut umumnya dipakai showroom mobil bekas. “Untuk coloring jok, yang kami lakukan biasanya hanya untuk kebutuhan showroom. Garansinya hanya satu bulan. Setelah itu sudah tidak ada garansi,” ujar Anto kepada Kompas.com, di Jakarta, belum lama ini. "Tujuannya lebih untuk mempercantik saja, selebihnya dikembalikan lagi ke pihak showroom,” ujarnya. Anto menjelaskan, teknik tersebut memang efektif membuat jok terlihat seperti baru. Jok Kulit di GIIAS 2018 Namun, daya tahannya relatif terbatas, terutama jika mobil digunakan sehari-hari. "Enggak, kalau retak dilakukan pakai dempul kulit, baru dicat. Terkadang kami enggak mau untuk ke depannya seperti itu," kata Anto. "Karena memang ketahanannya kurang maksimal. Tapi kadang di Indonesia ini orang suka maksa. Kerjain saja yang penting bagus. Padahal kita punya gambaran bahwa ini akan terus kembali (rusak)," katanya. Menurut Anto, lapisan cat pada jok kulit sering terkena gesekan sehingga risiko keausan kembali sangat tinggi. "Paling 3 bulan (rusak lagi). Logikanya saja sekarang, kalau pengecatan jok itu. Karena kita pakai, selama itu sering kegesek," ujar Anto. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang