Anggapan bahwa jok mobil akan tetap awet karena kendaraan jarang digunakan ternyata tidak selalu benar. Dalam banyak kasus, jok justru lebih cepat retak meski mobil minim pemakaian. Menurut Akhir, pemilik bengkel Berkah di Tangerang, kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan perawatan, bukan sekadar intensitas penggunaan. “Jangan kira kalau mobil yang jarang keluar joknya bakal awet. Itu justru malah bisa bikin cepat retak, apalagi kalau tidak dirawat dengan benar,” kata Akhir saat ditemui di Tangerang, Senin (6/4/2026). Akhir menjelaskan, paparan panas berlebih menjadi salah satu penyebab utama. Mobil yang sering diparkir di bawah sinar matahari langsung akan mengalami peningkatan suhu kabin secara signifikan, yang dapat membuat material jok, terutama kulit sintetis, menjadi kering dan kehilangan elastisitas. “Kalau terlalu sering kena panas, material jok bisa jadi kaku. Dari situ biasanya mulai muncul retak-retak kecil,” ujarnya. Selain itu, kurangnya perawatan turut mempercepat kerusakan. Jok yang jarang dibersihkan atau tidak pernah diberi pelembap khusus cenderung mengalami retak halus yang lama-kelamaan melebar, sering kali tanpa disadari pemiliknya. Bengkel perbaikan jok mobil di Tangerang Kondisi kabin yang tertutup dalam waktu lama juga bisa memperburuk keadaan. Minimnya sirkulasi udara membuat suhu dan kelembapan di dalam mobil tidak stabil, sehingga material jok lebih cepat mengalami perubahan sifat, mulai dari mengeras hingga akhirnya retak. Untuk mencegah hal tersebut, pemilik kendaraan disarankan tetap melakukan perawatan rutin meski mobil jarang digunakan. Perawatan dilakukan dengan membersihkan interior secara berkala, menggunakan pelindung kaca untuk meredam panas, serta mengaplikasikan cairan khusus dapat membantu menjaga elastisitas material jok. Dengan perawatan yang tepat, risiko kerusakan bisa ditekan. Sebab, menjaga kondisi interior bukan hanya soal tampilan, tetapi juga berpengaruh terhadap kenyamanan dan nilai jual kendaraan dalam jangka panjang. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang