BOGOR, KOMPAS.com - Masalah interior mobil tak hanya soal plafon yang turun, tetapi juga dashboard yang retak. Fenomena ini masih kerap ditemui, terutama pada beberapa model mobil tertentu. Leonard, pemilik Indoleather, bengkel spesialis interior di Bogor, mengungkapkan ada lima model yang cukup sering datang untuk perbaikan dashboard. Mayoritas berasal dari segmen premium Jepang. Proses perbaikan dashboard mobil “Alphard, Harrier, Camry, Lexus, sama Elgrand. Itu lima mobil ini selalu bergantian konsumennya,” ujar Leonard kepada Kompas.com, Jumat (3/4/2026). Menariknya, masalah ini justru jarang ditemui pada mobil dengan segmen lebih rendah. Beberapa model populer bahkan hampir tidak pernah mengalami kasus serupa. Toyota Harrier TRD Sportivo dengan perombakan gril. “Kalau Avanza, Mobilio, Innova jarang. Jazz hampir enggak pernah,” kata dia. Leonard menjelaskan, penyebab utama kerusakan dashboard ini berkaitan dengan paparan panas. Suhu tinggi dalam kabin membuat material mengalami penurunan kualitas. Ia menyebut, bagian dashboard biasanya memiliki lapisan tambahan di atas material soft touch. Seiring waktu, kedua lapisan tersebut bisa mengalami pemisahan akibat kondisi panas ekstrem. Kondisi ini membuat permukaan dashboard terlihat retak bahkan mengelupas. Leonard mengibaratkan tampilannya seperti kerupuk yang pecah di bagian atas. “Jadi kayak kerupuk, bagian bawahnya retak, atasnya ikut pecah jadi satu,” ujarnya. Untuk biaya perbaikan, Leonard menyebut sangat bervariasi tergantung jenis mobil, tingkat kerusakan, serta bahan yang digunakan. Rentangnya mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. “Mulai Rp 800.000 sampai Rp 3 juta, tergantung mobil, kerusakan, sama bahan (yang mau digunakan),” kata Leonard. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang