Ilustrasi membersihkan kaca mobil. Kaca mobil yang tampak bergelombang sering membuat pandangan terasa tidak stabil saat berkendara. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko salah memperkirakan jarak dan mengganggu fokus pengemudi. Meski terlihat sepele, masalah ini dapat menimpa mobil baru maupun lama. Distorsi pada kaca juga bisa menjadi tanda adanya kerusakan struktural yang tidak disadari pemilik kendaraan.Dikutip VIVA Otomotif dari laman Daihatsu, Senin 17 November 2025, salah satu penyebab utama adalah cacat produksi pada pabrik. Ketidakseimbangan kecil pada proses pemanasan atau laminasi bisa menimbulkan efek gelombang yang terlihat dari sudut tertentu. Karena berasal dari proses manufaktur, distorsi ini tidak bisa hilang meski kaca dipoles atau dipasangi kaca film. Solusinya biasanya hanya satu, yaitu mengganti kaca dengan unit baru yang berkualitas baik.Penyebab lain yang cukup sering adalah pemasangan kaca yang kurang presisi. Jika dudukan kaca menekan terlalu kuat atau posisinya tidak rata, kaca dapat melengkung secara halus. Hal ini kerap terjadi pada mobil yang baru saja mengganti kaca depan di bengkel non-resmi. Tanpa alat penyetel yang akurat, teknisi mudah salah menghitung tekanan dan membuat kaca tampak bergelombang. Faktor berikutnya adalah paparan panas berlebihan yang memicu pemuaian tidak merata. Kaca yang sering terkena matahari langsung lebih rentan mengalami distorsi optik, terutama jika kualitasnya kurang baik. Kaca film tanpa perlindungan UV yang memadai juga mempercepat munculnya masalah ini. Alhasil, efek gelombang makin terlihat ketika cahaya matahari mengenai permukaan kaca.Selain itu, kaca yang pernah retak atau terkena benturan cenderung berubah struktur. Meskipun retakan sudah diperbaiki, area di sekitarnya dapat melemah dan menyebabkan kaca menjadi tidak rata.Efeknya mungkin tidak terlihat di awal, tetapi muncul jelas ketika dilihat dari dalam kabin. Pantulan cahaya pada malam hari biasanya membuat gelombang optik terlihat lebih kentara.Penggunaan cairan pembersih yang salah juga bisa menjadi penyebab. Bahan kimia keras dapat merusak lapisan permukaan kaca jika digunakan secara rutin.Kerusakan mikro yang muncul lama-kelamaan menghasilkan tekstur halus yang menimbulkan efek bergelombang. Masalah ini sering tidak disadari sampai kaca mulai sulit dibersihkan.