Memilih material jok mobil kerap dianggap sekadar soal selera. Namun, faktor iklim juga tak boleh diabaikan karena berpengaruh terhadap kenyamanan, terutama di negara tropis seperti Indonesia dengan suhu panas dan kelembapan tinggi. Perbedaan antara jok berbahan kain (fabric) dan kulit pun terasa lebih signifikan, khususnya saat mobil digunakan harian. Jok fabric sendiri masih banyak digunakan di mobil modern, meski kini umumnya berbasis bahan sintetis dengan daya tahan yang lebih baik. Menurut Akhir, pemilik bengkel Berkah di Tangerang, masing-masing jenis jok memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu disesuaikan dengan kondisi penggunaan. “Kalau di iklim tropis, jok fabric biasanya lebih adem dan cepat menyesuaikan suhu. Sementara kalau jok kulit memang terlihat lebih mewah, tapi bisa terasa panas kalau mobil lama terparkir di bawah matahari,” kata Akhir kepada Kompas.com, Selasa (14/4/2026). Akhir menjelaskan, jok berbahan kain, yang kini umumnya menggunakan serat sintetis, cenderung lebih nyaman untuk penggunaan harian, terutama bagi pengemudi yang sering berkendara di siang hari. Bahan ini mampu menyerap panas lebih baik sehingga tidak langsung terasa menyengat saat diduduki. Ilustrasi retrim jok fabric di Ferari Jok Namun, kelemahannya ada pada perawatan. Permukaan kain lebih mudah menyerap debu, kotoran, hingga cairan, sehingga berisiko menimbulkan bau jika jarang dibersihkan. Sebaliknya, jok kulit menawarkan kemudahan dalam hal perawatan. Permukaannya tidak mudah menyerap kotoran, sehingga cukup dilap untuk menjaga kebersihannya. Selain itu, tampilannya juga dinilai lebih premium dan tahan lama jika dirawat dengan benar. Meski begitu, jok kulit memiliki tantangan tersendiri di iklim panas. Suhu permukaannya bisa meningkat saat terpapar sinar matahari langsung, bahkan terasa panas saat pertama kali diduduki. “Kalau pakai jok kulit, sebaiknya dibarengi dengan kaca film yang bagus atau parkir di tempat teduh, supaya suhu di dalam kabin tidak terlalu tinggi,” ujarnya. Akhir menyarankan, pemilik mobil mempertimbangkan pola penggunaan kendaraan sebelum memilih jenis jok. Jika mobil sering digunakan di kondisi panas dan lalu lintas padat, jok berbahan kain bisa menjadi pilihan lebih nyaman. Namun, bagi yang mengutamakan tampilan dan kemudahan perawatan, jok kulit tetap menarik selama didukung perlindungan kabin yang memadai. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang