Toyota Hilux 2025 menjadi salah satu pilihan pikap kabin ganda yang masih diminati, baik untuk kebutuhan kerja maupun penggunaan harian. Berdasarkan pengalaman pemakaian langsung Meid, mobil ini menawarkan kombinasi ketangguhan, efisiensi bahan bakar, dan kenyamanan berkendara yang mendekati SUV medium ladder frame. Meid menggunakan Hilux 2025 tipe V dengan transmisi otomatis sejak Agustus 2025 dan hingga kini odometernya telah menempuh sekitar 25.000 kilometer. Toyota Hilux 2025 tipe V milik Meid Mobil tersebut rutin dipakai di perkotaan dan perjalanan jarak jauh, termasuk rute Bogor–Pati, Jawa Tengah, sehingga memberikan gambaran penggunaan nyata di berbagai kondisi jalan. Dari sisi desain, ia menilai tampilan generasi terbaru tidak segagah model sebelumnya. “Saya lebih suka Hilux yang sebelumnya, kelihatan lebih gagah. Dia secara fasia, lampunya besar, kabinnya juga kerasa lebih lega,” ujar Meid kepada Kompas.com, Rabu (25/2/2026). Toyota Hilux 2025 tipe V milik Meid Meski begitu, efisiensi bahan bakar justru menjadi keunggulan utama Hilux terbaru menurutnya. “Kalau full tank, bisa jalan 500 km tanpa isi. Kalau lihat di monitor, luar kota bisa 1:14–15, dalam kota 1:11–12,” kata dia. Mesin diesel Hilux tidak terlalu sensitif terhadap kualitas solar yang digunakan. Mau dari Dexlite sampai Pertamina Dex tidak terasa perbedaannya. Toyota Hilux 2025 tipe V milik Meid Karakter khas sebagai kendaraan pekerja juga menjadi nilai plus. Dengan latar belakang pengalaman di lingkungan militer dan medan lapangan di Papua, Meid mengaku lebih percaya Hilux dibanding kompetitornya. “Saya suka kebandelannya, mobil pekerja banget. Kalau dipakai di jalanan off-road, traksinya lebih terasa dibanding Triton,” ujarnya. Menariknya, dari sisi kenyamanan berkendara, ia menilai Hilux tidak jauh berbeda dengan SUV berbasis rangka tangga. Toyota Hilux 2025 tipe V milik Meid “Kalau nyetir, enggak jauh beda sama Pajero Sport atau Fortuner. Di tol enggak ada bedanya menurut saya,” kata Meid. Unit miliknya sudah mendapat beberapa ubahan, mulai dari sokbreker adjustable, ban BFGoodrich, cover bak belakang, hingga sistem hiburan baru lengkap dengan kamera 360 derajat. Namun, penggantian sokbreker justru membuat bantingan terasa lebih keras dibanding standar. Soal kekurangan, Meid mengaku tidak menemukan masalah teknis berarti selama pemakaian. Namun ada kompromi khas pikap kabin ganda yang tetap terasa, terutama pada dimensi bak belakang. “Baknya buat dimensinya lebih panjang dari Pajero Sport. Parkir di rumah jadi mentok, jadi harus lebih waspada saat mundur,” ujarnya. Selain itu, fungsi bak terbuka juga kurang praktis untuk kebutuhan harian. Ia menyebut barang belanjaan tetap berisiko terkena air meski sudah menggunakan cover. “Kalau bawa belanjaan repot karena harus ditaruh di bak, dan masih bisa bocor,” kata dia. Secara keseluruhan, Hilux 2025 dinilai tetap memenuhi ekspektasi sebagai kendaraan tangguh dengan efisiensi baik dan kenyamanan mendekati SUV. Bahkan, menurut Meid, perpindahan dari Pajero Sport ke Hilux tidak terasa sebagai penurunan kenyamanan, melainkan perubahan karakter kendaraan dan punya daya tarik tersendiri di jalan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang