Toyota bersiap menghadirkan elektrifikasi pada salah satu model terlarisnya di Australia. Toyota Hilux versi listrik atau HiLux BEV dijadwalkan meluncur pada pertengahan 2026. Dikutip dari Drive.com.au, Selasa (31/3/2026), model ini dibanderol sekitar 17.000 dolar Australia lebih mahal dibanding versi diesel. Rentangnya berada pada 74.990 dolar Australia (Rp 874 jutaan) hingga 82.990 dolar Australia (Rp 967 jutaan). Mobil listrik ini diklaim memiliki jarak tempuh antara 245 Km hingga 315 Km berdasarkan pengujian NEDC, atau sekitar 240 Km menurut standar WLTP yang lebih ketat. Toyota Hilux BEV HiLux BEV akan ditawarkan dalam varian kabin ganda SR dan SR5. Untuk tipe SR, konsumen bisa memilih konfigurasi sasis kabin atau bak pikap, menyesuaikan kebutuhan penggunaan. Toyota Australia menyebutkan bahwa model ini menyasar segmen fleet seperti industri pertambangan, konstruksi, hingga instansi pemerintah. Sementara itu, minat dari konsumen individu maupun usaha kecil diprediksi tidak terlalu besar. Meski demikian, kendaraan ini tetap tersedia untuk publik melalui jaringan diler Toyota. Bahkan, pembeli perorangan yang menggunakan skema pembiayaan tertentu akan mendapatkan bonus home charging 7 kW. Toyota Hilux BEV Toyota Australia menyebutkan target penjualan HiLux BEV pada 2026 diperkirakan hanya sekitar 500 unit. Angka ini setara dengan 1 persen dari total penjualan tahunan HiLux yang rata-rata mencapai 50.000 unit. Dari sisi performa, HiLux listrik meninggalkan mesin turbo-diesel 2,8 liter yang sebelumnya menghasilkan tenaga 150 kW dan torsi hingga 500 Nm. Kini, mobil ini mengandalkan dua motor listrik, dengan total tenaga gabungan 144 kW dan torsi 468 Nm. Sistem penggerak juga mengalami perubahan signifikan. HiLux BEV menggunakan transmisi otomatis satu percepatan dengan sistem shift-by-wire serta penggerak semua roda penuh waktu, menggantikan sistem 4WD konvensional. Toyota Hilux BEV Untuk mendukung karakter kendaraan, sistem Multi-Terrain Select tetap dipertahankan, meski tanpa transfer case low range dan diferensial pengunci. Hal ini menandakan adanya penyesuaian karakter dari utilitarian ke arah efisiensi. Dari sisi kemampuan, kapasitas penarik mengalami penurunan menjadi 2.000 kg, dari sebelumnya 3.500 kg pada versi diesel. Sementara daya angkut belum dirinci, namun diperkirakan juga lebih rendah. HiLux BEV menjadi salah satu kendaraan listrik dengan jarak tempuh relatif pendek di pasar Australia. Namun, Toyota mengeklaim pengisian daya dari 10 persen hingga 80 persen hanya membutuhkan sekitar 30 menit menggunakan fast charging. Toyota Hilux BEV Ubahan juga dilakukan pada sektor kaki-kaki, termasuk penguatan rangka, penggunaan strut depan MacPherson yang diperkuat, serta suspensi belakang De Dion baru untuk mengakomodasi motor listrik. Secara tampilan, perbedaan terlihat pada gril depan tertutup, pelek aerodinamis 17 inci, serta emblem BEV. Pilihan warna eksterior pun dibatasi pada tiga opsi. Toyota Hilux BEV Fitur yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari kluster instrumen digital hingga inverter 1.500 watt untuk kebutuhan perangkat elektronik. Varian SR5 hadir lebih lengkap dengan tambahan fitur kenyamanan dan keselamatan. Kehadiran HiLux BEV menunjukkan langkah awal Toyota dalam mengadaptasi kendaraan komersial ke era elektrifikasi. Meski masih terbatas dari sisi jarak tempuh dan utilitas, model ini menjadi sinyal arah pengembangan pikap listrik ke depan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang