Kini mengganti jok mobil menggunakan bahan kulit sintetis banyak dipilih pemilik kendaraan. Mulai dari untuk mempercantik tampilan interior hingga perawatan mobil kini jadi alasan sejumlah orang memilih ke bengkel jok mobil. Aditia, kepala toko Raja Jok Mobil Car Interior di Bogor mengatakan, mulai dari mobil Jepang hingga buatan Eropa jadi langganan bengkelnya. Sementara itu mobil China masih jarang datang ke bengkel jok meski telah banyak di pasaran. Menurutnya hal tersebut lantaran mobil China kini sudah menggunakan jok dengan lapisan kulit sintetis dari pabrikan. "Kalau mobil China masih jarang. Mereka masih baru, dan mobil China ini rata-rata sudah pakai bahan kulit sintetis joknya," katanya kepada Kompas.com, Selasa (21/4/2026). Mobil listrik MG Comet EV, kembaran Wuling Air ev Adit mengatakan, namun pernah juga ada mobil China yang datang ke bengkelnya untuk melakukan proses lapis jok. Misalnya seperti BYD Atto 1 dan juga Chery Tigo. Mobil yang sudah menggunakan jok dengan lapisan kulit sintetis bawaan pabrik biasanya datang ke bengkel jok lantaran pemiliknya ingin ganti suasana interior dengan warna jok berbeda. Atau menambah kenyamanan pengendara dengan bahan kulit sintetis yang diinginkan. Sebab di bengkel jok mobil akan ada beragam pilihan jenis jok kulit sintetis, mulai dari kualitas standar hingga premium. "BYD Atto 1 dan juga Chery Tigo itu joknya sudah bahan kulit, tapi ada yang pernah ke sini minta dilapis kulit lagi, tentu tetap kita layani," katanya. Adapun biaya pemasangan jok kulit mobil menurut Adit juga beragam, tergantung jenis mobil dan kulit sintetis yang dipilih. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang