BYD tak hanya membangun kendaraan listrik, tetapi juga ekosistem pengalaman yang memungkinkan teknologi kendaraan energi baru (NEV) diuji, dipahami, dan dirasakan langsung oleh publik. Pendekatan inilah yang tercermin lewat pengembangan sirkuit segala medan BYD, yang kini tak lagi berhenti di Zhengzhou. Setelah membuka Sirkuit All-Terrain BYD Zhengzhou, pabrikan asal China tersebut memastikan dua fasilitas serupa akan segera hadir di Hefei dan Shaoxing. Kehadiran lebih dari satu sirkuit menegaskan bahwa fasilitas ini bukan proyek satu kali, melainkan bagian dari strategi jangka panjang BYD dalam mengembangkan teknologi NEV berbasis pengalaman nyata, bukan sekadar simulasi laboratorium. Dari ketiganya, Shaoxing menjadi salah satu yang paling menarik perhatian. Area off-road di lokasi ini mencakup lahan seluas 2.000 hektar dan berada di ketinggian sekitar 500 meter diatas permukaan laut. Karakter medan yang berbeda ini sengaja dihadirkan untuk memperluas spektrum pengujian kendaraan, mulai dari kemampuan traksi, distribusi torsi, hingga konsistensi manajemen energi dalam kondisi ekstrem yang tak selalu bisa direplikasi secara artifisial. Keberadaan jaringan sirkuit ini juga menjadi refleksi dari kekuatan BYD dalam mengembangkan teknologi secara menyeluruh. Tidak hanya merancang kendaraan, BYD menguji dan menyempurnakannya dalam berbagai kondisi nyata, sehingga teknologi yang diterapkan mampu bekerja secara konsisten lintas medan dan iklim. Sirkuit BYD “Pendekatan ini mencerminkan kekuatan vertical integration BYD dalam menghadirkan teknologi yang konsisten, aman, dan dapat diandalkan,” ujar Eagle Zhao, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, dalam keterangan resmi (15/1/2026). “Teknologi yang ditampilkan juga dirancang untuk beradaptasi dengan beragam kondisi jalan dan kebutuhan mobilitas, sehingga relevan untuk pasar seperti Indonesia yang memiliki karakter geografis yang beragam,” kata dia. Tak berhenti pada aspek teknis, BYD juga membawa misi budaya kendaraan listrik lewat pengembangan sirkuit segala medan ini. Bersama Federation of Automobile and Motorcycle Sports of China (CAMF), BYD secara resmi mengumumkan “Skema Lintasan Baru” yang bertujuan memperkenalkan dunia balap kepada masyarakat luas. Sirkuit BYD Program ini menargetkan menjangkau 1 juta orang sekaligus membina 100 pembalap profesional, membuka jalan bagi motorsport berbasis NEV untuk tumbuh secara terstruktur. “Sirkuit BYD akan mempercepat profesionalisasi acara balap NEV Tiongkok dan membentuk kembali budaya otomotif Tiongkok,” kata Guojun Zhan, Presiden CAMF. Lebih dari sekadar kumpulan lintasan uji, sirkuit segala medan BYD merepresentasikan penataan ulang pengalaman berkendara NEV secara kolektif. Dengan menghadirkan teknologi mutakhir, fasilitas profesional, serta skenario ekstrem yang nyata namun tetap mudah diakses, sirkuit ini berfungsi sebagai ajang pamer inovasi sekaligus jembatan untuk mempopulerkan budaya kendaraan listrik. Melalui pengujian ekstrem dan skenario berkendara yang beragam, setiap komponen diuji agar mampu bekerja secara stabil, adaptif, dan konsisten dalam kondisi dunia nyata, bukan hanya ideal di atas kertas. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang