Mengendalikan mobil bertenaga besar tidak hanya soal berani menekan pedal gas.Justru dalam banyak situasi, kemampuan mengontrol kendaraan saat kondisi ekstrem seperti pengereman mendadak atau kehilangan traksi jauh lebih penting. BMW Indonesia menggelar BMW Safety Driving Masterclass Foto: dok. BMW Group IndonesiaHal inilah yang coba ditunjukkan BMW Indonesia lewat kegiatan BMW Safety Driving Masterclass di Indonesia Safety Driving Center (Pusdik Lantas Polri), Jakarta beberapa waktu lalu.Kegiatan yang dikemas dalam rangkaian JOY of Ramadan Gathering ini mengajak kami dan rekan-rekan media lainnya untuk merasakan langsung berbagai teknik mengemudi aman.Tak hanya teori di kelas, peserta juga diajak turun ke lintasan untuk memahami bagaimana mobil bereaksi dalam berbagai manuver, mulai dari hard braking, slalom, hingga drifting.Seluruh sesi dipandu langsung oleh BMW Certified Driver Trainer. Melalui berbagai modul latihan tersebut, peserta dapat mempelajari cara mengendalikan mobil dengan tepat ketika menghadapi situasi darurat maupun ketika kendaraan berada di batas traksi.Beberapa model BMW juga disiapkan untuk menjajal setiap modul latihan, di antaranya BMW 320i, BMW X3, BMW X5, serta BMW M4 Competition Coupé.Masing-masing model menghadirkan karakter berbeda, namun tetap mengusung filosofi yang sama: performa tinggi yang didukung teknologi keselamatan serta kontrol maksimal.Dalam sesi hard braking misalnya, peserta diajak merasakan bagaimana sistem pengereman modern bekerja ketika mobil dipaksa berhenti secara mendadak.Di modul slalom, kemampuan pengemudi diuji dalam menjaga stabilitas mobil saat berpindah arah dengan cepat. Sementara itu pada sesi drifting menggunakan BMW M4 Competition Coupé, peserta dapat memahami bagaimana kendaraan bereaksi ketika berada di batas traksi roda.Di sinilah teknologi sasis, sistem pengendalian stabilitas, hingga keseimbangan distribusi bobot kendaraan memainkan peran penting untuk menjaga mobil tetap terkendali.Hadi Hadad selaku Qualification and Training Manager BMW Group Indonesia menjelaskan bahwa teknologi keselamatan pada mobil modern memang semakin canggih."Faktor pengemudi tetap menjadi elemen paling penting dalam keselamatan berkendara," tegas Hadi.Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya pemilihan ban yang tepat dari Yana Suyatna selaku Country Manager Pirelli Indonesia.Ban menjadi satu-satunya komponen kendaraan yang langsung bersentuhan dengan permukaan jalan, sehingga sangat berpengaruh terhadap traksi, stabilitas, serta kontrol kendaraan dalam berbagai kondisi.President Director BMW Group Indonesia Peter "Sunny" Medalla mengatakan bahwa filosofi performa BMW selalu berjalan beriringan dengan tanggung jawab pengemudi."Melalui BMW Safety Driving Masterclass hari ini, BMW menunjukkan secara langsung bahwa performa tinggi BMW selalu berjalan seiring dengan tanggung jawab dan kontrol penuh di setiap kondisi berkendara." ujar Sunny.Dalam sesi pelatihan ini, berbagai model BMW memperlihatkan karakter dan kemampuan yang berbeda. BMW 320i M Sport misalnya, tetap menjadi representasi sedan sport yang presisi dan berorientasi pada pengemudi.BMW X3 20 xDrive M Sport menghadirkan karakter Sports Activity Vehicle yang fleksibel untuk penggunaan sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh.Sementara BMW X5 xDrive40i M Sport menawarkan kombinasi kemewahan dan performa yang lebih bertenaga. Di sisi lain, BMW M4 Competition Coupé menjadi model paling ekstrem dalam kegiatan ini.Melalui sesi drifting, mobil ini menunjukkan bagaimana teknologi seperti Adaptive M Suspension, sistem pengereman performa tinggi, serta berbagai sistem pengendalian dinamis khas BMW M membantu pengemudi memahami batas traksi kendaraan sekaligus menjaga stabilitas saat mobil berada di limit performanya.Lewat BMW Safety Driving Masterclass ini, BMW ingin menegaskan bahwa performa tinggi bukan sekadar soal kecepatan.Kemampuan membaca situasi, memahami karakter kendaraan, serta menguasai teknik mengemudi yang tepat menjadi kunci agar pengalaman berkendara tetap aman dan menyenangkan dalam berbagai kondisi perjalanan.