Meski tanpa subsidi dari pemerintah, produsen roda dua asal Indonesia, ALVA, mengklaim penjualan motor listriknya tetap meningkat tahun lalu. Menurut mereka, hal itu membuktikan, konsumen mulai percaya dengan tunggangan ramah lingkungan tersebut.Chief Executive Officer (CEO) ALVA, Purbaya Pantja mengatakan, 2025 menjadi momentum transisi untuk produsen motor listrik di Indonesia. Sebab, momen itu menjadi tahun pertama kendaraan terkait tak mendapat subsidi Rp 7 juta/unit dari pemerintah. "Tahun lalu menjadi tahun transisi bagi kami, karena menjadi tahun pertama tanpa subsidi," ujar Purbaya Pantja saat ditemui di Ampera, Jakarta Selatan (Jaksel), Selasa malam (10/3)."Tapi, kalau dilihat penjualan kami secara keseluruhan dibandingkan 2024, ALVA kalau dari jumlah unit yang terjual sebenarnya meningkat. Jadi kita seneng baik secara industri dan brand, dengan apa yang sudah kami berikan, ternyata dihargai masyarakat," tambahnya.Penjualan motor listrik ALVA usai subsidi dicabut. Foto: Andhika PrasetiaSayangnya, ketika ditanya angka, Purbaya tak bisa mengurainya secara detail. Namun, dia memastikan, nominalnya membuat ALVA bangga. Dia harap, peningkatan penjualan makin terasa tahun ini."Total kita belum bisa kasih, tapi kalau kita lihat dari penjualan kami, bahwa di bulan November tahun lalu, kita sudah bisa mencapai produksi 10 ribu unit," tuturnya."Saya juga ingin sampaikan 10 ribu unit itu sebagian besar model premium dengan harga Rp 30-40 jutaan. Saya bangga bisa mencapai milestone itu, kita berharap tahun ini bisa ditingkatkan, karena selain premium sekarang kita punya entry level," lanjutnya.Sebagai pabrikan lokal, ALVA telah menjual banyak model di Indonesia, yakni One XP, N3 dan Cervo-series. Produk-produk tersebut bermain di pasar yang beragam, mulai dari entry level hingga premium."Pengguna ALVA udah tahu banget apa yang mereka inginkan saat melakukan pembelian motor listrik. Jadi dengan ini kami sangat senang, bahwa beberapa konsumen kami kalau melihat trennya sudah tidak melakukan test ride lagi. Intinya, mereka sudah mengenal motor listrik. Ini menurut kami cukup baik sih," kata dia.