Melepas roda belakang sepeda motor listrik ternyata bukan pekerjaan yang bisa dilakukan sembarangan. Meski sekilas tampak sama seperti motor konvensional, sistem penggerak dan komponen kelistrikan pada motor listrik membuat proses bongkar-pasang roda belakang jauh lebih rumit. Menurut Krisna Friyanto, Service Advisor Alva SCBD, pekerjaan seperti melepas ban belakang pada motor listrik tipe hub drive agak rumit karena harus membongkar banyak bagian. Test ride motor listrik Alva N3 “Sebenernya gini sih, kita harus copot full cover body belakang nih. Sudah gitu copot kabel, itu kan dia yang masuk ke controller itu adanya di bawah jok. Jadi otomatis harus copot semuanya,” kata Krisna, kepada Kompas.com (2/2/2026). Berbeda dengan motor bensin, roda belakang motor listrik terhubung langsung dengan sistem elektrikal, mulai dari kabel kontroler hingga dinamo penggerak. Karena itu, proses pelepasan roda tidak bisa dilakukan asal-asalan. “Jadi kita gak bisa sembarangannya di situ sih sebenernya. Jadi enggak sama dengan motor konvensional. Ada electrical-nya, dan dia enggak sama kayak Alva One dan Alva Cervo,” ujarnya. Ilustrasi servis motor listrik di diler resmi Alva Krisna juga mengatakan, pada sistem hub drive, motor penggerak menyatu dengan roda belakang. Inilah yang membuat pelepasan roda jauh lebih kompleks dibanding motor biasa. Menariknya, Krisna menyebut bahwa cara melepas roda belakang Alva N3 dan Alva One agak sedikit berbeda meski sama-sama hub drive. “Kalau Alva One itu peleknya bisa dicopot nih, tanpa harus melepas dinamo. Kalau N3 dia enggak bisa, harus copot dinamo sekalian,” ucap Krisna. Dari penjelasan tersebut, jelas bahwa roda belakang motor listrik tidak bisa dilepas sembarangan. Selain harus membongkar cover bodi dan kabel kelistrikan, beberapa model bahkan mengharuskan dinamo ikut dicopot. Karena itu, pemilik motor listrik disarankan melakukan perawatan atau penggantian ban di bengkel resmi atau bengkel yang memang sudah berpengalaman menangani motor listrik, agar lebih aman dan terhindar dari risiko kerusakan sistem elektrikal. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang