Populasi mobil China semakin banyak di jalanan. Biar tampilan mobil terus maksimal seperti baru keluar dari diler, detailing dengan cara dipoles bisa jadi solusinya. Tapi ternyata memoles mobil China tidak bisa disamakan caranya dengan mobil Jepang. Kalau salah caranya, hasil poles jadi tidak maksimal dan akhirnya malah merusak cat. Christopher Sebastian, Owner XTO Car Care menjelaskan, cat mobil China bukannya jelek, tapi beda karakter dengan mobil Jepang. BYD Sealion 7 "Catnya lebih lembut, jadi tidak bisa diperlakukan seperti mobil Jepang. Kalau sama, hasil bisa zonk," kata Christopher kepada Kompas.com, Sabtu (27/12/2025). Menurut Christopher, kilap cat mobil China itu cepat naik dan enak dilihat. Kalau mobil Jepang memang unggul di konsistensi warna cat. "Clear coat mobil China lebih lembut, cepat naik kilapnya. Selain itu mudah tergores halus dan kalau salah teknik, jadi ada hologram dan swirl gampang muncul," kata Christopher. Secara teknik pun mobil China berbeda dengan mobil Jepang. Karakter catnya yang halus cuma bisa memakai alat dengan setelan putaran rendah sampai sedang dengan tekanan tangan yang minimal. "Jadi lebih banyak pass tipis. Beda dengan cat mobil Jepang yang tekanannya bisa lebih dan fokus ke koreksi baret dalam," kata Christopher. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang