Hong Kong menjadi kota dengan harga bensin termahal di dunia. Seliter bensin harus ditebus senilai Rp 70 ribuan.Imbas konflik di Timur Tengah, harga minyak dunia melonjak drastis. Beberapa negara menyesuaikan harga bahan bakar minyak. Termasuk Hong Kong yang menjual bensin seharga Rp 70 ribuan per liter.Dikutip CNN, penduduk di Hong Kong dihadapkan dengan harga minyak bumi termahal di dunia. Bahkan, sebelum perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran, Hong Kong secara konsisten menghadapi harga bensin tertinggi di dunia, menurut data dari GlobalPetrolPrices.com, sebuah situs web pelacak harga energi. Dikutip dari situs resmi Shell Hong Kong, harga BBM jenis Shell FuelSave Unleaded sebagai BBM paling murah di sana dijual seharga 32,39 dolar Hong Kong atau setara Rp 70.234 per liter (1 HKD = Rp 2.168). Sedangkan Shell V-Power Racing dijual 34,19 dolar Hong Kong atau setara Rp 74.137 seliter. Dan untuk bahan bakar jenis diesel dijual 34,97 dolar Hong Kong (Rp 75.829) per liter.Sementara itu, Caltex Hong Kong juga menjual BBM dengan harga yang mirip-mirip. Bensin jenis Gold dijual 32,39 dolar Hong Kong atau setara Rp Rp 70.234 per liter. Kemudian bensin jenis Platinum harganya 34,19 dolar Hong Kong atau setara Rp 74.137 per liter.Memang, pemilik mobil pribadi di Hong Kong terbilang sedikit. Menurut data Departemen Transportasi Hong Kong, pemilik mobil di sana hanya mewakili 8,4 persen.Harga bensin yang sangat tinggi -- ditambah dengan biaya parkir yang sangat mahal dan biaya registrasi yang tinggi -- menjadikan kepemilikan mobil di Hong Kong salah satu yang terendah di antara kota-kota besar global dan negara-negara kaya. Hong Kong juga memiliki jaringan transportasi umum yang luas dan berkualitas tinggi.Warga Serbu SPBU di China DaratanDalam beberapa hari terakhir, media lokal melaporkan semakin banyak pemilik mobil memilih untuk mengisi bahan bakar di China daratan. Harga bensin di China daratan bisa lebih rendah sepertiga dari harga di Hong Kong.Jason Kan, seorang konsultan komersial independen di Hong Kong yang mengendarai mobil jenis hatchback, mengatakan dengan diskon keanggotan saja, harga bensin di Hong Kong masih 15 persen lebih mahal daripada sebelum perang di Timur Tengah."Kenaikan 15 persen jelas berdampak besar, karena harga bahan bakar di Hong Kong sudah dimulai dari harga dasar yang sangat tinggi, yang menyumbang sebagian besar pendapatan rata-rata penduduk Hong Kong, terutama jika dibandingkan dengan Taiwan dan Jepang," katanya.Kan menambahkan bahwa harga yang tinggi membuat warga Hong Kong lebih memilih bepergian ke kota-kota di China daratan. Misalnya ke Shenzhen, yang berdekatan dengan Hong Kong, di sana harga-harga lebih terjangkau. Termasuk harga BBM-nya.Seorang pengantar makanan di Hong Kong, Liu, turut mengeluhkan kenaikan harga yang meroket. Menurutnya, pekerjaannya sebagai pengantar makanan dengan sepeda motor menjadi kurang menguntungkan."Harga BBM untuk mengantar makanan telah meningkat, tetapi upahnya tidak," katanya.Para analis mengaitkan harga bensin yang mahal di Hong Kong dengan pajak bahan bakar dan biaya lahan yang tinggi.