Sebagian pemilik mobil berharap performa kendaraan langsung meningkat setelah melakukan tune up atau optimalisasi mesin. Namun, hasil yang dirasakan setiap mobil bisa berbeda-beda, tergantung kondisi komponen pendukungnya. Menurut Jasin Stefanus, pemilik bengkel Provis Autolab, optimalisasi pembakaran pada mesin tidak akan bekerja maksimal apabila kondisi komponen lain di kendaraan sudah bermasalah. “Efek optimalisasi pembakaran akan lebih lengkap kalau komponen mesin lainnya, termasuk transmisi dan sensor-sensor, berada dalam kondisi yang mendukung,” kata Jasin kepada Kompas.com, Kamis (7/5/2026). Ia menjelaskan, banyak pemilik kendaraan hanya fokus pada peningkatan performa mesin, tetapi lupa menjaga sistem lain yang sebenarnya ikut memengaruhi kinerja kendaraan secara keseluruhan. Misalnya, sistem pasokan bahan bakar yang kotor dapat membuat suplai BBM tidak optimal. Begitu pula sistem pendinginan yang bermasalah bisa menyebabkan suhu mesin terlalu tinggi sehingga performa menurun. Selain itu, kondisi pelumasan dan transmisi juga disebut berpengaruh terhadap respons kendaraan saat digunakan harian maupun perjalanan jauh. antrean mobil ingin melakukan Tune Up Semi Sport (TUSS) “Perawatannya sebenarnya sama seperti mobil biasa. Tidak ada perlakuan khusus, tetapi seluruh sistem pendukung harus tetap dijaga,” ujar Jasin. Menurut dia, hasil optimalisasi mesin dapat bertahan lama selama pemilik kendaraan rutin melakukan perawatan berkala dan tidak mengabaikan gejala kerusakan kecil. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain: kondisi oli mesin dan transmisi kebersihan sistem bahan bakar suhu kerja mesin hingga sensor-sensor yang berhubungan dengan pembakaran. Jasin menambahkan, ketika seluruh sistem bekerja normal, pembakaran di ruang mesin akan lebih optimal sehingga performa kendaraan terasa lebih ringan dan responsif. “Kalau semua mendukung, mesin jadi tidak terasa dipaksa saat dipakai. Itu yang membuat berkendara lebih nyaman,” katanya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang