Ilustrasi bengkel mobil Daihatsu Tune up merupakan perawatan penting untuk menjaga performa mesin mobil tetap optimal. Pemakaian harian membuat pembakaran kurang efisien sehingga mobil terasa lemah dan tidak nyaman. Banyak pemilik mobil menganggap tune up di bengkel resmi lebih mahal dibanding bengkel umum. Namun, perbedaan biaya tersebut memiliki alasan yang cukup jelas.Bengkel resmi melakukan pemeriksaan mesin menggunakan komputer diagnostik yang lebih canggih. Alat ini mampu mendeteksi kerusakan kecil yang belum tampak secara kasat mata. Dikutip VIVA Otomotif dari laman resmi Daihatsu Indonesia, Senin 8 Desember 2025, penyetelan di bengkel resmi mengikuti standar pabrikan. Hal ini memastikan performa mesin kembali stabil sesuai spesifikasi awal kendaraan.Mekanik di bengkel resmi juga telah mengikuti pelatihan khusus yang langsung diberikan produsen mobil. Mereka memahami karakter teknis tiap model sehingga kesalahan perawatan bisa diminimalkan. Selain itu, komponen yang digunakan di bengkel resmi dijamin asli dan resmi dari pabrikan. Spare part original memiliki ketahanan lebih baik serta kompatibilitas tinggi dengan mesin. Walaupun lebih mahal, konsumen mendapatkan ketenangan karena ada garansi pada hasil pekerjaan dan komponen yang diganti. Ini menjadi nilai tambah dalam jangka panjang bagi pemilik mobil. Biaya tune up di bengkel resmi umumnya berada di kisaran Rp1,5 juta hingga Rp3 jutaan, tergantung kebutuhan servis. Sementara bengkel umum menawarkan tarif lebih ekonomis mulai Rp500 ribu hingga Rp1 juta.Pemilik mobil bebas memilih tempat servis sesuai budget dan kebutuhan perawatan. Namun, performa kendaraan akan lebih terjamin bila mengutamakan standardisasi teknis yang disediakan bengkel resmi.Tune up yang ditunda bisa menyebabkan kerusakan lebih besar pada mesin. Pada akhirnya, biaya perbaikan akan jauh lebih mahal daripada biaya perawatan rutin.Perawatan berkala juga menjaga kenyamanan berkendara setiap hari. Dengan mesin yang sehat, perjalanan terasa lebih aman, halus, dan efisien dalam mengonsumsi bahan bakar.