Dalam memilih motor harian, sebagian besar konsumen di Indonesia masih menjadikan merek Jepang sebagai rujukan utama. Nama-nama seperti Honda, Yamaha, dan Suzuki dikenal luas berkat reputasinya yang dinilai andal, mudah dikendarai, serta relatif minim perawatan. Faktor kepraktisan dan ketersediaan jaringan bengkel turut memperkuat posisi merek-merek tersebut di mata pengguna. Di sisi lain, sepeda motor asal Eropa kerap dipandang berbeda. Skuter matik Vespa, misalnya, tidak jarang mendapat label sebagai motor yang lebih “rewel” dan membutuhkan perhatian ekstra dibandingkan rival-rivalnya dari Jepang. Anggapan ini biasanya berkaitan dengan biaya perawatan, karakter mesin, hingga persepsi soal keawetan dalam penggunaan harian. Namun, benarkah stigma tersebut sepenuhnya tepat? Dengan perkembangan teknologi dan penyesuaian produk terhadap kebutuhan pasar Indonesia, menarik untuk melihat apakah motor Eropa seperti Vespa memang kurang ideal dijadikan kendaraan harian, atau justru memiliki keunggulan tersendiri yang sering luput dari perhatian konsumen. Booth Vespa di GIIAS 2025 Johanes Victorio, Co-Founder Grit Scooter Garage, bengkel spesialis Vespa di Jakarta menjelaskan, Vespa matik itu bisa awet, bahkan untuk dipakai harian. "Vespa itu bisa awet, tapi bukan yang seperti merek Jepang. Vespa itu motor yang tipikal Eropa, kamu harus suka motor itu, sayang motor itu," kata pria yang akrab disapa Jovic kepada Kompas.com, Selasa (6/1/2026). Jovic menjelaskan, ketika mengendarai Vespa, harus peka dengan rasa berkendaranya. Kalau misal terasa tidak enak sedikit saja, maka harus diperiksa, jadi butuh perawatan yang lebih. "Harus merasakan, pas jalan jauh sudah tidak enak nih, berarti santai dulu bawa motornya. Vespa ini bukan motor buat kerja keras bagai kuda, tapi buat main cantik," kata Jovic. Maka harus diperhatikan, Vespa tidak sama dengan skutik lainnya. Motornya bisa awet, tapi memang butuh perawatan ekstra supaya nyaman dipakai jangka panjang. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang