Sistem kelistrikan mobil memegang peran penting dalam menjaga performa mesin tetap optimal. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah arus listrik yang tidak stabil. Kondisi ini bisa berdampak langsung pada kinerja Electronic Control Unit (ECU). “Kalau arus listrik nggak stabil, ya bisa jadi ECU bisa terganggu karena kan butuh tegangan yang stabil di 14 volt,” ujar Arif Nurrahman, pemilik toko aki Jaya Battery di Cibubur, Depok. ECU merupakan komponen utama yang mengatur berbagai sistem pada mobil. Mulai dari timing pengapian hingga injeksi bahan bakar dikendalikan oleh ECU. Komponen ini membutuhkan suplai tegangan stabil di kisaran 12 hingga 14 volt. “Kalau tegangannya naik turun, sistem yang diatur ECU pasti jadi nggak optimal biasanya,” lanjutnya.