Inchcape GWM Indonesia resmi meluncurkan SUV Tank 500 Diesel pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Model ini melengkapi lini Tank 500 yang sebelumnya sudah lebih dulu hadir dalam versi hybrid. Tank 500 Diesel menjadi model keempat lini Tank yang dipasarkan di Indonesia, setelah Tank 300 HEV dan Tank 300 Diesel. Dari sisi tampilan, eksterior Tank 500 Diesel secara umum tidak jauh berbeda dengan versi hybrid. Namun, jika diperhatikan lebih detail, terdapat dua perbedaan utama yang membedakan varian penenggak solar dengan versi hibrida. GWM Tank 500 Diesel meluncur di IIMS 2026 Senior PR Manager GWM Indonesia, Thio Adynata, mengatakan bahwa ubahan yang paling mudah dikenali terletak di bagian belakang kendaraan, yang kini sudah tidak lagi menggunakan ban serep model “konde”. “Secara eksterior, penyegaran yang paling terlihat memang ada di bagian belakang. Pada versi hybrid sebelumnya, ban cadangan terletak di pintu belakang. Sekarang, pada versi diesel, ban cadangan dipindahkan ke bagian bawah kendaraan," ujar Thio kepada Kompas.com, Kamis (5/2/2026). Perbedaan kedua terdapat pada bagian pijakan kaki samping di bawah pintu. Pada versi diesel, komponen tersebut kini menggunakan model tetap atau kaku. “Pada versi hybrid, side step yang digunakan adalah automatic retractable side step. Sementara pada Tank 500 Diesel, side step-nya menggunakan model yang lebih fix dan solid,” jelasnya. Terkait penggunaan side step model tetap pada versi diesel, Thio menyebut tidak ada pertimbangan khusus di balik keputusan tersebut. GWM Tank 500 Diesel meluncur di IIMS 2026 “Tidak ada alasan khusus, karena memang untuk versi Tank 500 Diesel desainnya seperti ini. Selebihnya, secara umum tidak ada perbedaan dibandingkan versi hybrid sebelumnya,” ujar Thio. Selain tampilan, perbedaan lain juga terdapat pada fitur, khususnya sistem penggerak roda. “Kalau versi hybrid, dari sisi teknologi off-road, sistem penggeraknya menggunakan full-time all wheel drive (AWD)," kata Thio. "Sementara untuk versi ini sifatnya part-time, sehingga bisa diubah ke mode 2H. Untuk versi 4x4, penggeraknya bisa dipindahkan dari 2H ke 4H, dengan pilihan 2H dan 4H,” kata dia. “Jadi kalau dibandingkan, fitur-fitur off-road Tank 300 Diesel yang kita perkenalkan kemarin juga ada di Tank 500 Diesel ini. Bedanya, Tank 500 Diesel hadir sebagai SUV premium dengan karakter yang lebih mewah,” ujarnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang