Peresmian pabrik perakitan kendaraan listrik BYD di Subang, Jawa Barat, dijadwalkan berlangsung pada 3 September 2026. Agenda tersebut disebut-sebut bakal dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Informasi mengenai rencana kehadiran Presiden Prabowo beredar di media sosial. Namun, PT BYD Motor Indonesia belum dapat memastikan apakah Presiden akan hadir langsung dalam agenda peresmian tersebut. Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan pihaknya memang telah mengundang Presiden Prabowo untuk menghadiri sekaligus meresmikan fasilitas tersebut. “Kita memang mengundang Pak Presiden untuk menghadiri sekaligus meresmikan, namun masih dalam status proses konfirmasi akan kepastian kehadiran beliau,” ujar Luther, kepada Kompas.com (31/8/2026). Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan MPR 2026 Pabrik BYD Dibangun di Lahan 126 Hektare Dalam undangan yang beredar, disebutkan BYD telah menyelesaikan fasilitas perakitan kendaraan energi baru (new energy vehicle) di Subang, Jawa Barat. Fasilitas tersebut berdiri di area seluas 126 hektare. Kehadiran fasilitas tersebut disebut menjadi tonggak bersejarah dalam perjalanan BYD dalam mendukung pengembangan industri kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Selain memperkuat ekosistem manufaktur nasional, keberadaan pabrik juga disebut membuka peluang penyerapan tenaga kerja baru serta mengembangkan kesempatan bagi pertumbuhan industri lokal. Pabrik BYD di Zhengzhou, China Undangan tersebut turut menyebut peresmian fasilitas sebagai momentum penting bagi pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia. “Adalah benar kita akan meresmikan pabrik perakitan kendaraan BYD Indonesia di Subang tanggal 3 September ini,” kata Luther. Meski belum beroperasi secara penuh, aktivitas produksi untuk kebutuhan tertentu disebut sudah dilakukan di fasilitas tersebut. Sejumlah kendaraan telah diproduksi untuk kebutuhan display, test drive, hingga pengujian. Ilustrasi booth BYD di GIIAS 2026 Ada Penyerahan Mobil BYD ke-100.000 di Indonesia Selain agenda peresmian pabrik, undangan yang beredar juga mencantumkan momentum penyerahan kendaraan BYD ke-100.000 di Indonesia. Agenda tersebut menjadi bagian lain yang menarik perhatian dalam rangkaian acara 3 September mendatang. Jika terealisasi, penyerahan unit ke-100.000 akan menjadi penanda pencapaian penting BYD di pasar kendaraan listrik Indonesia. Seperti diketahui, saat ini sejumlah model telah melengkapi jajaran mobil listrik BYD di Indonesia. Antara lain Atto 1, M6 & M6 DM, Dolphin, Atto3, Seal, Sealion 7, hingga Denza D9. Ilustrasi pabrik BYD di Subang. Sementara itu, kepastian mengenai kehadiran Presiden Prabowo masih menunggu konfirmasi. BYD baru memastikan bahwa Presiden telah diundang untuk menghadiri sekaligus meresmikan fasilitas manufaktur tersebut. Jika Presiden Prabowo nantinya hadir, peresmian pabrik BYD di Subang sekaligus akan menjadi salah satu momentum penting bagi pengembangan industri kendaraan listrik nasional, dengan investasi manufaktur, penyerapan tenaga kerja, dan penguatan rantai industri lokal menjadi sorotan utama.