Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sepeda motor tidak hanya dipengaruhi oleh kapasitas mesin atau jenis kendaraan. Cara pengendara mengoperasikan motor juga turut menentukan seberapa banyak bahan bakar yang digunakan. Salah satu kebiasaan yang dapat membuat konsumsi BBM lebih boros adalah membuka dan menutup gas secara spontan. Kondisi tersebut membuat kerja mesin berubah-ubah dan membutuhkan suplai bahan bakar lebih banyak. Head of Safety Riding Promotion Wahana, Agus Sani, mengatakan, dari sisi safety riding, untuk menghemat bahan bakar memang terutama adalah pengoperasian gas. "Itu yang menjadi salah satu faktor penting. Terlalu banyak buka tutup gas secara spontan, otomatis akan lebih banyak memakan BBM," ujar Agus, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini. Test ride Honda Vario 125 Street Bukan Berarti Harus Berkendara Pelan Menurut Agus, pengendara tidak harus menjaga kecepatan pada tingkat rendah untuk mendapatkan konsumsi BBM yang lebih hemat. Hal yang lebih penting adalah menjaga bukaan gas agar tetap stabil sesuai kondisi jalan. Artinya, pengendara perlu menghindari kebiasaan menarik gas secara berlebihan, terutama ketika kondisi jalan sebenarnya tidak membutuhkan tenaga besar dari mesin. "Jadi, gas itu sebaiknya stabil dan usahakan ketika jalanan datar atau jalanan menurun, penggunaan gas tidak dibuka secara maksimal. Sebab, jika narik gasnya terlalu tinggi, itu penggunaan BBM pasti akan semakin banyak," kata Agus. Cara tersebut juga membuat pengendara dapat menyesuaikan tenaga motor dengan kebutuhan. Saat melewati jalan datar atau turunan, misalnya, bukaan gas tidak perlu dipertahankan terlalu besar jika motor sudah mampu melaju dengan kecepatan yang diinginkan. Test ride Honda Genio terbaru Sebaliknya, pada kondisi jalan menanjak atau ketika membutuhkan akselerasi, bukaan gas tentu perlu disesuaikan. Pengendara tetap harus mengutamakan kontrol kendaraan dan tidak memaksakan berkendara dengan bukaan gas kecil hanya demi mengejar konsumsi BBM. Bobot Kendaraan Ikut Berpengaruh Selain gaya memutar gas, beban yang dibawa motor juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Semakin berat beban yang harus dipindahkan, semakin besar tenaga yang dibutuhkan mesin. Agus mengatakan, kondisi tersebut secara langsung dapat memengaruhi konsumsi bahan bakar. Test ride Honda Vario Evo 160 Belitung "Bobot juga pengaruh, karena dengan bobot yang lebih berat, otomatis mesin akan butuh tenaga yang lebih besar untuk narik supaya motornya bisa jalan," ujarnya. Karena itu, pengendara sebaiknya tidak membawa barang yang tidak diperlukan ketika menggunakan sepeda motor. Selain berpengaruh terhadap konsumsi BBM, beban berlebih juga dapat memengaruhi pengendalian motor. Distribusi barang juga perlu diperhatikan agar tidak mengganggu keseimbangan dan kemampuan pengendara dalam mengendalikan kendaraan. Test ride Honda Vario Evo 160 Belitung Kuncinya Menjaga Bukaan Gas Tetap Stabil Pada akhirnya, berkendara hemat BBM bukan berarti pengendara harus selalu berjalan dengan kecepatan rendah. Pengendara justru perlu menghindari pola berkendara yang membuat kecepatan dan putaran mesin berubah secara drastis tanpa kebutuhan.