Membeli mobil bekas masih menjadi pilihan banyak orang karena harganya lebih terjangkau dibandingkan mobil baru, dengan pilihan model dan tahun produksi yang beragam. Namun, di balik keuntungan tersebut, calon pembeli perlu lebih cermat, khususnya terhadap risiko mobil bekas yang pernah terendam banjir dan sering dijual dengan harga murah. Meski tampak menggiurkan, apakah mobil bekas banjir masih layak dibeli dan aman digunakan dalam jangka panjang? Irvan Ardhi Nugroho, Kepala Inspektor PT Inspeksi Mobil Jogja, mengatakan, tidak menyarankan untuk membeli mobil bekas yang pernah terendam banjir karena risiko kerusakan bisa datang sewaktu-waktu. Ilustrasi diler mobil bekas Meski mobil sudah dibersihkan dan tampak normal, komponen kelistrikan di dalamnya bisa saja masih menyimpan masalah yang sulit dideteksi sejak awal. “Tidak direkomendasikan, karena termasuk hal riskan kalau misal ada masalah di kelistrikan mobil bisa jadi bom waktu di kemudian hari,” katanya kepada Kompas.com, belum lama ini. Senada, Andi, pemilik showroom mobil bekas Jordy Motor di MGK Kemayoran mengatakan, dari sudut pandang penjual mobil bekas, tidak disarankan buat membeli mobil bekas banjir. "Kalau buat saya, tidak menyarankan. Cuma kalau terlanjur beli, harus siapkan dana lebih," kata Andi kepada Kompas.com. Andi mengatakan, dana tersebut digunakan buat memperbaiki komponen yang kemungkinan rusak. Misal di bagian mesin, transmisi, kaki-kaki, sampai ke bagian interior. Sementara, Iwan, pemilik bengkel mobil Iwan Motor Auto Clinic, Solo mengatakan, jika ingin membeli mobil bekas yang pernah terendam banjir perlu ada pertimbangan yang harus diperhatikan. “Ada beberapa pertimbangan, kalau cari barang bagus pasti gak bakal dapat. Tapi kalau mau cari murah mungkin bisa, tapi kalau diperbaiki jatuhnya mahal juga,” kata Iwan kepada Kompas.com. Iwan juga menjelaskan, membeli mobil bekas yang pernah terendam banjir memang bisa mendapatkan harga murah, namun ada risiko masalah di kemudian hari. “Biasanya mobil bekas banjir dijual dengan harga murah. Jadi harus hati-hati, jangan tergiur harga murah, pastikan dulu kondisinya. Kalau sudah tahu bekas banjir dan bisa terukur biayanya ya silahkan,” kata Iwan. Meski begitu, Iwan menyarankan, sebaiknya jangan membeli mobil bekas yang pernah terendam banjir karena jangka panjang juga akan banyak masalah. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang