Toyota Agya Stylix Segmen Low Cost Green Car (LCGC) masih menghadapi tekanan di pasar otomotif nasional sepanjang 2025. Penjualan kategori mobil terjangkau ini tercatat belum sepenuhnya pulih setelah mengalami koreksi cukup dalam dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data penjualan ritel, penurunan LCGC secara tahunan berada di kisaran 20 persen. Koreksi ini menjadikan LCGC sebagai salah satu segmen yang paling terdampak di tengah perlambatan pasar mobil nasional.Vice President Director Toyota Astra Motor, Henry Tanoto, mengakui kondisi tersebut tidak terlepas dari karakter konsumen LCGC. Menurutnya, segmen ini sangat bergantung pada pembeli mobil pertama. “LCGC memang turun sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Rabu 28 Januari 2026. Ia menegaskan bahwa mayoritas konsumen LCGC merupakan first buyer yang sangat sensitif terhadap kondisi pembiayaan. Calya-Sigra Tekanan pada segmen ini disebut berkaitan erat dengan situasi industri pembiayaan sepanjang tahun lalu. Meningkatnya rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) di sektor leasing dinilai ikut menahan minat konsumen untuk masuk ke segmen LCGC. Henry menjelaskan bahwa tantangan pembiayaan membuat calon pembeli menunda keputusan memiliki kendaraan. Kondisi tersebut dirasakan cukup kuat di segmen LCGC dibandingkan segmen lainnya. Meski demikian, Toyota melihat penurunan tajam pada 2025 berpotensi menjadi titik terendah pasar. Harapan pemulihan mulai dibangun seiring membaiknya prospek ekonomi nasional pada 2026.“Tahun kemarin kami harapkan sudah menjadi bottom untuk market,” kata Henry. Ia menambahkan bahwa perbaikan ekonomi diharapkan mampu memberikan efek berantai ke industri leasing.Dengan kondisi ekonomi yang lebih stabil, daya beli konsumen diperkirakan akan ikut membaik. Hal ini diyakini dapat membuka kembali akses pembiayaan bagi calon pembeli mobil pertama.Toyota menilai segmen LCGC masih memiliki peran penting dalam menjaga volume pasar otomotif nasional. Selain menjadi pintu masuk kepemilikan mobil, LCGC juga berkontribusi pada regenerasi konsumen di segmen yang lebih tinggi.Ke depan, produsen berharap adanya keseimbangan antara stimulus pasar, kebijakan pembiayaan, dan stabilitas ekonomi. Kombinasi tersebut dinilai krusial agar segmen LCGC dapat kembali bertumbuh secara berkelanjutan.