Kenaikan harga bahan bakar diesel non subsidi diperkirakan ikut memengaruhi perilaku konsumen kendaraan diesel di Indonesia. Meski begitu, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menilai kebutuhan mobil diesel masih tetap tinggi, terutama untuk segmen usaha dan kendaraan operasional. President Director PT MMKSI, Atsushi Kurita, mengatakan, dampak kenaikan harga solar non subsidi kemungkinan lebih terasa dalam jangka pendek. Namun, permintaan kendaraan diesel diyakini tidak akan hilang begitu saja. “Kami melihat kemungkinan adanya penyesuaian perilaku konsumen dalam jangka pendek. Namun, kebutuhan terhadap kendaraan diesel tetap kuat, terutama di segmen tertentu seperti fleet, bisnis, dan pengguna dengan mobilitas tinggi. Sehingga kami percaya permintaan tidak akan hilang, melainkan akan beradaptasi,” kata Kurita, kepada Kompas.com, Jumat (9/6/2026). Menurut dia, kendaraan diesel masih memiliki daya tarik karena dikenal efisien dan cocok digunakan untuk kebutuhan mobilitas tinggi maupun operasional bisnis. MMKSI juga memahami bahwa kenaikan harga bahan bakar menjadi perhatian konsumen, terutama terkait biaya operasional kendaraan sehari-hari. Jajal Mitsubishi Pajero Sport di Pantai Karang Tirta “Kami memahami bahwa konsumen merasakan dampaknya, namun peran kami adalah memastikan bahwa kendaraan yang kami hadirkan tetap memberikan efisiensi, keandalan, dan nilai jangka panjang sehingga konsumen tetap mendapatkan manfaat maksimal dari investasinya,” ujar Kurita. Karena itu, Mitsubishi tetap fokus menghadirkan kendaraan dengan efisiensi bahan bakar yang baik, durabilitas mesin, serta biaya perawatan yang terkontrol. Selain produk, MMKSI juga terus memperkuat layanan purna jual melalui jaringan bengkel resmi dan ketersediaan suku cadang untuk menjaga kenyamanan konsumen. “Kami berfokus pada pemberian nilai jangka panjang kepada konsumen melalui efisiensi kendaraan, durability mesin, serta biaya perawatan yang terkontrol. Selain itu, kami juga terus memperkuat layanan purna jual melalui jaringan bengkel resmi dan ketersediaan suku cadang yang terjamin,” kata Kurita. Ia menambahkan, MMKSI juga memberikan edukasi kepada konsumen mengenai penggunaan kendaraan yang lebih efisien agar biaya operasional tetap bisa ditekan di tengah kenaikan harga bahan bakar. “Kami juga memberikan edukasi kepada konsumen mengenai cara penggunaan kendaraan yang lebih efisien agar biaya operasional dapat lebih terjaga,” ujar Kurita. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang