Pengalaman menggunakan mobil dalam jangka panjang menjadi salah satu gambaran terbaik untuk melihat kualitas sebuah kendaraan. Hal itu dirasakan Nimas, pemilik Mitsubishi Xpander Ultimate 2024 yang telah menggunakan mobilnya sejauh sekitar 38.000 kilometer. Mobil tersebut digunakan sebagai kendaraan operasional harian untuk berangkat dan pulang kerja. Selain itu, Xpander juga kerap menemani perjalanan luar kota. Selama pemakaian tersebut, Nimas menilai Xpander menawarkan kenyamanan yang baik untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh. Namun, ia juga menemukan beberapa kekurangan yang menurutnya masih bisa dimaklumi. Menurut Nimas, tantangan pertama saat menggunakan Xpander adalah beradaptasi dengan ukuran bodinya yang lebih besar dibanding mobil sebelumnya. Review Mitsubishi Xpander Ultimate 2024 "Bagian kiri itu enggak kelihatan. Itu yang sering saya bikin nabrak. Apa ya istilahnya? Mungkin karena sebelumnya saya pakai mobil yang lebih slim. Ini kayaknya lebih lebar. Jadi saya merasa sudah masuk, ternyata belum," katanya kepada Kompas.com, belum lama ini. "Moncong depan (fender depan) juga panjang, jadi perlu penyesuaian," katanya. Meski begitu, setelah terbiasa dengan dimensi kendaraan, Xpander dinilai nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Nilai Plus Salah satu keunggulan yang paling dirasakan adalah karakter suspensi Xpander. Suspensi MPV Mitsubishi ini terasa lebih empuk sehingga lebih nyaman saat melintasi jalan bergelombang maupun digunakan dalam perjalanan jauh. "Suspensinya agak lebih empuk," ujarnya. Selain kenyamanan, konsumsi bahan bakarnya juga dinilai cukup efisien. Untuk penggunaan harian, Nimas mengaku mobil ini mampu mencatat konsumsi sekitar 11-12 kilometer per liter. "Plusnya, konsumsi bensinnya kayaknya lebih irit," katanya. Review Mitsubishi Xpander Ultimate 2024 Catatan Dari sisi desain, Nimas menilai tampilan eksterior dan interior Xpander Ultimate masih sepadan dengan harga yang ditawarkan. "Terus, tampilan depan dan interiornya bagus Dengan harga segitu, eksterior dan interiornya menurut saya sudah lumayan," ujarnya. Namun, ada satu hal yang menurutnya cukup disayangkan ialah Xpander Ultimate masih menggunakan jok berbahan kain. "Tapi sayangnya, interiornya, terutama joknya, belum pakai kulit," katanya. "Tapi joknya masih belum kulit dan kalau belum kulit kan lebih susah dibersihkan, apalagi kalau kena debu," ujarnya. Review Mitsubishi Xpander Ultimate 2024 Luar Kota Selain digunakan setiap hari ke kantor, Xpander miliknya juga cukup sering dipakai bepergian ke luar kota. Salah satu rute yang rutin ditempuh adalah perjalanan menuju Jawa Tengah. Menurut Nimas, karakter suspensi yang empuk membuat perjalanan jauh terasa nyaman. Mobil juga dinilai cukup stabil saat melaju di jalan tol. "Kalau soal suspensi, empuk dan nyaman. Di jalan tol juga lumayan kencang," ujarnya. Meski demikian, ia mengakui performa mesin masih memiliki keterbatasan ketika melewati tanjakan. "Tapi tenaganya kalau di tanjakan agak kurang, ya kalau dibandingkan SUV," ujarnya. Biaya Perawatan Selama penggunaan hingga 38.000 kilometer, biaya kepemilikan Xpander masih tergolong ringan. Nimas mengatakan servis berkala masih ditanggung program gratis dari Mitsubishi. Review Mitsubishi Xpander Ultimate 2024 Pengeluaran tambahan sejauh ini hanya untuk spooring dan balancing, serta penggantian ban karena sempat robek dan ganti di bengkel resmi Selebihnya, mayoritas biaya perawatan masih ditanggung melalui program purna jual kendaraan baru. Sementara itu, pajak tahunan yang dibayarkan sekitar Rp 4,9 juta. Nominal itu ialah Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), yakni komponen biaya yang dikenakan pada tahun pertama kepemilikan kendaraan baru. Kesimpulan Kenyamanan suspensi, konsumsi bahan bakar yang cukup efisien, serta kabin yang lapang menjadi keunggulan yang paling dirasakan selama penggunaan. Meski masih memiliki beberapa kekurangan, hal tersebut tidak mengurangi kepuasan Nimas terhadap mobil ini.