Mitsubishi Pajero Sport masih menjadi salah satu SUV ladder frame yang banyak diminati di Indonesia. Selain memiliki tampilan gagah, mobil ini juga dikenal menawarkan performa mesin diesel yang mumpuni untuk berbagai kondisi jalan. Salah satu pemilik Mitsubishi Pajero Sport Dakar 4x2 lansiran 2025, Sutenda atau yang akrab disapa Kem, membagikan pengalamannya setelah menggunakan SUV tersebut sebagai kendaraan harian sekaligus menemani aktivitas berpetualang. Andal untuk Adventure Kem mengatakan, salah satu alasan memilih Pajero Sport Dakar adalah kemampuannya melibas berbagai medan. Menurut dia, tenaga dan torsi besar menjadi modal utama saat berkendara ke daerah pegunungan atau jalur menanjak. "Sering adventure ke alam, butuh tenaga dan torsi besar, terutama tanjakan yang berkelok, tapi nyaman digunakan untuk keluarga dan dipake buat harian, terutama dengan ground clearance yang tinggi," kata Kem kepada Kompas.com, Jumat (3/7/2026). Selain digunakan untuk perjalanan ke alam, Pajero Sport juga dinilai tetap nyaman dipakai sebagai kendaraan keluarga maupun mobilitas sehari-hari. Tenaga Besar dan Nyaman di Jalan Rusak Selama menggunakan Pajero Sport Dakar, Kem mengaku ada beberapa kelebihan yang paling dirasakan. Salah satunya adalah performa mesin yang bertenaga dipadukan dengan kenyamanan saat melewati jalan yang kondisinya kurang baik. "Punya tenaga dan torsi besar, nyaman dijalanan yang rusak, kemudian ada sunroof," kata Kem. Ground clearance yang tinggi juga menjadi nilai tambah karena membuat pengemudi lebih percaya diri saat melewati jalan bergelombang, genangan air, maupun medan yang tidak rata. pemilik Mitsubishi Pajero Sport Dakar, Sutenda atau yang akrab disapa Kemooto Masih Ada Kekurangan Meski puas dengan performanya, Kem menilai masih ada beberapa hal yang bisa ditingkatkan pada Pajero Sport Dakar. Menurut dia, ruang penyimpanan di dalam kabin masih tergolong minim. Selain itu, sistem hiburan juga dinilai mulai tertinggal dibandingkan kompetitor. "Compartment kurang banyak, head unit masih model lama dan belum android," kata Kem. Ia juga mengungkapkan karakter suspensi belakang saat mobil melaju dengan kondisi tanpa muatan. "Kemudian kalau beban kosong dibawa speed di atas 140 km per jam agak limbung (kecuali muatan penuh)," kata Kem. Meski demikian, secara keseluruhan Kem mengaku puas dengan Mitsubishi Pajero Sport Dakar. Baginya, kombinasi tenaga besar, ground clearance tinggi, dan kenyamanan berkendara menjadi alasan SUV diesel tersebut tetap cocok digunakan, baik untuk kebutuhan harian maupun perjalanan ke berbagai medan.